Aktor suara video game Hollywood berencana gelar aksi mogok
Selasa, 26 September 2023 17:15 WIB
Ilustrasi kamera, pengambilan gambar. (ANTARA/Pexels/Gioele Fazzeri)
Jakarta (ANTARA) - Aktor suara video game dan di Hollywood berencana mengadakan aksi mogok jika tuntutan kontrak kerja tidak dipenuhi.
Serikat aktor SAG-AFTRA, setelah pemungutan suara, mengatakan 98,32 persen suara menginginkan aksi mogok, seperti diberitakan Reuters dan The Hollywood Repoter, Selasa waktu setempat. SAG-AFTRA adalah serikat yang menaungi aktor film dan televisi, yang mengadakan aksi mogok sejak Juli.
"Ini waktu bagi perusahaan video game berhenti bermain-main dan bersikap serius soal mencapai kesepakatan untuk kontrak ini," kata Presiden SAG-AFTRA Fran Drescher.
Kesepakatan SAG-AFTRA dengan perusahaan video game tentang aktor video game berakhir November tahun lalu. Setelah itu, kesepakatan diperpanjang per bulan selagi serikat bernegosiasi dengan perusahaan.
Baca juga: Para aktor mogok, proses produksi "Deadpool 3" terhenti
Kontrak tersebut mencakup aktor suara, motion capture perfomer (aktor yang mengenakan pakaian dan sensor khusus yang akan diterjemahkan menjadi karakter animasi) dan pemeran pengganti untuk video game.
Isu yang diangkat oleh para aktor video gameadalah soal bayaran lebih tinggi, perawatan medis dan waktu istirahat untuk motion capture performerdan perlindungan terhadap artificial intelligence(kecerdasan buatan).
Serikat mengatakan bayaran para aktor tidak mengikuti inflasi, mereka juga menginginkan perlindungan untuk para aktor yang mengenakan sensor pada kulit atau pakaian untuk memerankan karakter gim.
SAG-AFTRA meminta waktu istirahat lima menit per jam untuk motion action perfomer, seperti aktor pada umumnya.
Kepala kontrak SAG-AFTRA Ray Rodriguez mengatakan semua orang yang bekerja di industri video game menghadapi masalah yang sama dengan orang-orang yang berkecimpung di industri film dan televisi.
Perwakilan perusahaan video game mengatakan mereka sudah mencapai kesepakatan sementara atas permintaan-permintaan tersebut dan akan terus bernegosiasi dengan serikat aktor.
Serikat aktor SAG-AFTRA, setelah pemungutan suara, mengatakan 98,32 persen suara menginginkan aksi mogok, seperti diberitakan Reuters dan The Hollywood Repoter, Selasa waktu setempat. SAG-AFTRA adalah serikat yang menaungi aktor film dan televisi, yang mengadakan aksi mogok sejak Juli.
"Ini waktu bagi perusahaan video game berhenti bermain-main dan bersikap serius soal mencapai kesepakatan untuk kontrak ini," kata Presiden SAG-AFTRA Fran Drescher.
Kesepakatan SAG-AFTRA dengan perusahaan video game tentang aktor video game berakhir November tahun lalu. Setelah itu, kesepakatan diperpanjang per bulan selagi serikat bernegosiasi dengan perusahaan.
Baca juga: Para aktor mogok, proses produksi "Deadpool 3" terhenti
Kontrak tersebut mencakup aktor suara, motion capture perfomer (aktor yang mengenakan pakaian dan sensor khusus yang akan diterjemahkan menjadi karakter animasi) dan pemeran pengganti untuk video game.
Isu yang diangkat oleh para aktor video gameadalah soal bayaran lebih tinggi, perawatan medis dan waktu istirahat untuk motion capture performerdan perlindungan terhadap artificial intelligence(kecerdasan buatan).
Serikat mengatakan bayaran para aktor tidak mengikuti inflasi, mereka juga menginginkan perlindungan untuk para aktor yang mengenakan sensor pada kulit atau pakaian untuk memerankan karakter gim.
SAG-AFTRA meminta waktu istirahat lima menit per jam untuk motion action perfomer, seperti aktor pada umumnya.
Kepala kontrak SAG-AFTRA Ray Rodriguez mengatakan semua orang yang bekerja di industri video game menghadapi masalah yang sama dengan orang-orang yang berkecimpung di industri film dan televisi.
Perwakilan perusahaan video game mengatakan mereka sudah mencapai kesepakatan sementara atas permintaan-permintaan tersebut dan akan terus bernegosiasi dengan serikat aktor.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejari Kobar klarifikasi beredarnya rekaman dugaan permintaan uang oleh jaksa
17 April 2026 16:09 WIB
AS siapkan penempatan senjata di luar angkasa, Menteri Perang Pete Hegseth buka suara
24 February 2026 19:19 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Reza Rahadian ungkap ketertarikan perankan film bertema sosial dan kemanusiaan
07 May 2026 19:14 WIB