Palangka Raya (ANTARA) -
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Nuryakin mengatakan pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) memberikan nilai tambah bagi masyarakat baik dari aspek ekonomi maupun lingkungan.
 
"Pemanfaatan TTG sangat diperlukan, baik secara individu maupun melalui kelembagaan Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek), sesuai kebutuhan dan dapat menjawab permasalahan masyarakat," katanya di Palangka Raya, Rabu malam.
 
Hal itu ia sampaikan saat membuka Lomba Inovasi TTG dan TTG Unggulan Tingkat Provinsi Kalteng 2024. TTG merupakan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tidak merusak lingkungan, dapat dimanfaatkan dan dipelihara oleh masyarakat secara mudah.
 
Nuryakin mengatakan pelaksanaan lomba inovasi teknologi ini ditujukan untuk menumbuhkan jiwa kreativitas dan inovasi di lingkungan masyarakat, khususnya wilayah perdesaan, sehingga dapat menghasilkan teknologi tepat guna yang bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomis bagi masyarakat sekitar.
 
"Kegiatan ini digelar Pemprov Kalteng untuk menggali potensi-potensi yang ada dan memberi ruang bagi masyarakat luas (inovator) untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan bidang teknologi, khususnya TTG," jelasnya.

Baca juga: Pemprov Kalteng sosialisasikan UU 20 Tahun 2023 wujudkan ASN berintegritas
 
Lebih lanjut dia menyampaikan, agar meningkatnya pemanfaatan TTG, baik individu maupun melalui Pos Pelayanan Teknologi, diperlukan keselarasan dengan potensi wilayah, sehingga hasil inovasi bermanfaat optimal, berkelanjutan, dan profesional.
 
"Kami harap lomba ini menjadi katalisator bagi pengembangan dan pemantapan hasil inovasi, sehingga benar- benar mampu serta optimal dalam peningkatan penggunaan TTG," ujarnya.
 
Adapun salah satu penilaian dalam dalam lomba adalah komitmen dalam memberdayakan masyarakat, melalui inovasi alat maupun proses yang dapat memberikan manfaat lebih kepada masyarakat desa, dalam pengelolaan sumber daya alam desa.
 
Sekretaris DPMD Kalteng Etty Dinas Etty Aprilia menambahkan, Lomba Inovasi Teknologi ini berlangsung pada 17-19 April 2024, diikuti peserta dari perwakilan kabupaten, baik perorangan maupun Posyantek.
 
Lomba Teknologi Tepat Guna diikuti para inovator dari delapan kabupaten, yaitu Murung Raya, Barito Selatan, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Kapuas, dan Pulang Pisau. Sedangkan TTG Unggulan, ada empat kabupaten, yakni Barito Selatan, Katingan, Kapuas, dan Pulang Pisau.
 
Pemenang lomba mewakili Kalimantan Tengah dalam Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna dan Teknologi Tepat Guna Unggulan Tingkat Nasional 2024, dan diikutsertakan pada Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXV di Nusa Tenggara Barat.

Baca juga: Pemprov Kalteng beri bantuan sembako dan uang ke korban kebakaran di Palangka Raya

Baca juga: Gubernur Kalteng: Pembangunan RMU wujudkan kemandirian pangan

Baca juga: Disperpusip Kalteng fasilitasi seluruh perangkat daerah optimalkan Srikandi

Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader : Admin 2
Copyright © ANTARA 2024