Palangka Raya (ANTARA) - Kondisi Kota Palangka Raya pasca aksi unjuk rasa 1 September 2025 lalu dipastikan dalam keadaan kondusif. Kondusi ini harus terus dijaga untuk mendukung pembangunan di kota setempat.

Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini pada kegiatan silaturahmi dan doa bersama melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan tokoh agama di aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya.

Achmad Zaini menyampaikan, Pemko Palangka Raya melalui perangkat daerah terkait telah melakukan patroli pengamanan di berbagai fasilitas umum dan ruang publik. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum terutama saat melakukan unjuk rasa,” ujarnya.

Menurut Zaini, kerusakan fasilitas akibat aksi anarkis justru akan merugikan masyarakat itu sendiri. “Anggaran pemerintah yang seharusnya dialokasikan untuk program kesejahteraan masyarakat akan terpaksa digunakan kembali untuk memperbaiki kerusakan fasilitas yang terjadi,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa menyampaikan aspirasi merupakan hak setiap warga negara dan dijamin oleh undang-undang, selama dilakukan secara tertib, damai, serta mengedepankan kepentingan masyarakat luas.