Sampit (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah memperbaiki kamera pemantau lalu lintas di sejumlah titik persimpangan di Sampit.
"Kami memperbaiki CCTV (kamera pemantau) di beberapa simpang empat jalan protokol. Ada beberapa yang rusak," kata Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Raihansyah di Sampit, Rabu.
Perbaikan kamera pemantau lalu lintas ini untuk mengantisipasi meningkatnya lalu lintas saat musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang ditetapkan terhitung 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Beberapa CCTV (closed circuit television) atau kamera tertutup yang dipasang di beberapa titik seperti simpang empat Jalan HM Arsyad-Pelita tidak berfungsi sehingga harus diperbaiki.
Begitu pula kamera di lokasi lainnya yang sedang rusak, langsung diperbaiki. Petugas memeriksa dengan teliti satu persatu CCTV untuk memastikan semuanya bisa berfungsi dengan baik.
Menurut Raihan, perbaikan kamera pemantau ini dilakukan untuk kepentingan pemantauan lalu lintas. Tujuannya agar jika ada masalah seperti kemacetan, petugas bisa mengambil langkah cepat untuk menanganinya.
"Untuk sentral pantau kami tempatkan di Posko Angkutan Nataru di Terminal Patih Rumbih," ujar Raihan.
Baca juga: Wabup Kotim ajak budayakan makan ikan demi peningkatan kualitas SDM
Selain memperbaiki CCTV, Dinas Perhubungan juga memeriksa lampu penerangan jalan umum dan menggantinya jika ditemukan ada yang mati. Penerangan yang memadai diharapkan dapat mencegah kecelakaan lali lintas maupun potensi tindak pidana pada malam hari.
Terkait musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Raihan mengatakan, ada tujuh pos yang didirikan di Kotawaringin Timur, terdiri dari Posko Angkutan Nataru Terminal Patih Rumbih, Pos Terpadu Polres Kotawaringin Timur di kawasan Islamic Center di Jalan Jenderal Sudirman, Pos Nataru di Pelabuhan Sampit, Pos Nataru di Bandara Haji Asan Sampit, serta pos di tiga arah ruas jalan protokol yakni pos di Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu, Desa Sebabi Kecamatan Telawang dan Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit.
"Untuk petugas piket dari Dinas Perhubungan, kami masih menyusun, termasuk juga melibatkan personel teknisi PJU (penerangan jalan umum) dan traficlight (lampu lalu lintas)," demikian Raihansyah.
Baca juga: Satgas Anti Premanisme datangi sejumlah SPBU di Sampit
Baca juga: PDIP bertekad pertahankan elektabilitas di Kotim
Baca juga: Tujuh pos siap bantu kelancaran perayaan Nataru di Kotim