Palangka Raya (ANTARA) - Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) secara resmi melantik 19 pejabat struktural di lingkungan UMPR. Pelantikan dilaksanakan di Auditorium Kampus 3 UMPR, Sabtu 17 Januari 2026, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah, serta keluarga para pejabat yang dilantik.
Dalam sambutannya, Rektor UMPR, Assoc Prof Dr Muhamad Yusuf Sos, MAP menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan amanah untuk bekerja dan membawa perubahan nyata, bukan sekadar pengisian jabatan struktural.
“Bertugaslah, tetapi harus membawa perubahan. Jabatan ini tidak boleh stagnan, melainkan harus menjadi motor penggerak kemajuan UMPR,” tegas Rektor.
Rektor menjelaskan bahwa masa jabatan pejabat struktural yang dilantik berlaku selama satu tahun, terhitung sejak 17 Januari 2026 hingga 16 Januari 2027, seiring dengan berakhirnya masa tugas Rektor UMPR. Dengan masa jabatan tersebut, kinerja pejabat diharapkan lebih fokus, terukur, dan bertanggung jawab.
Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola yang baik, Rektor menyampaikan bahwa akan dilakukan evaluasi dan pertanggungjawaban kinerja setiap tiga bulan.
“Setiap tiga bulan akan ada pertanggungjawaban. Ini menandakan bahwa jabatan tidak boleh stuck, tetapi harus terus bergerak dan berkembang,” ujarnya.
Rektor UMPR lantik 19 pejabat struktural baru perkuat kinerja-akuntabilitas jabatan (ANTARA/UMPR)
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa UMPR harus dipahami bukan sekadar sebagai perguruan tinggi swasta, melainkan sebagai aset persyarikatan dan masyarakat—tempat menitipkan serta merajut masa depan putra-putri bangsa. Oleh karena itu, struktur organisasi yang dibangun harus mampu memfasilitasi core utama UMPR di bidang pendidikan, khususnya dalam menyiapkan generasi muda yang kompetitif dan berkelanjutan.
“UMPR bukan hanya kampus swasta, tetapi aset tempat kita menitipkan dan merajut masa depan generasi muda. Struktur yang dibangun harus mendukung pendidikan dan menyiapkan generasi yang unggul,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan alasan dihadirkannya keluarga para pejabat yang dilantik. Menurutnya, kehadiran keluarga menjadi penting agar pasangan dan anggota keluarga memahami tanggung jawab serta beban kerja yang diemban oleh pejabat struktural.
Kehadiran keluarga diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan moral, sekaligus membantu keluarga memahami peran dan amanah yang dijalankan oleh para pejabat yang dilantik.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah, Prof Dr Ahmad Syar'i MPd, dalam amanatnya menyampaikan pesan reflektif dengan mengutip Surah Ali Imran ayat 140, yang menegaskan bahwa masa dan hari terus bergeser, demikian pula dengan jabatan.
“Pergantian masa dan jabatan merupakan bagian dari dinamika kehidupan. Jabatan ini menjadi wahana untuk mengabdi dan berbuat, baik di kampus maupun di mana pun berada,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa seluruh pejabat struktural UMPR diharapkan mampu mengimplementasikan nilai amar ma’ruf nahi munkar dalam setiap peran dan tanggung jawab yang dijalankan. Selain itu, keadilan dan kejujuran harus menjadi prinsip dasar universitas dalam pengambilan kebijakan dan pelayanan akademik.
Adapun pejabat struktural yang dilantik meliputi Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktur Direktorat Penjaminan Mutu, Direktur Direktorat Perencanaan, Pengembangan Kurikulum, dan Perguruan Tinggi, Direktur Direktorat Perpustakaan, Direktur Direktorat Administrasi Umum, Direktur Direktorat Administrasi Akademik, Direktur Direktorat Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni, Direktur Direktorat Bisnis dan UMPR Menyangga.
Kemudian juga para dekan fakultas yang terdiri atas Fakultas Agama Islam, Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Fakultas Bahasa, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi, Fakultas Psikologi, Fakultas Teknik, Fakultas Farmasi, Fakultas Gizi dan Manajemen Informasi Kesehatan, Fakultas Hukum, Fakultas Bisnis dan Informatika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi.
Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola kelembagaan UMPR serta menghadirkan kepemimpinan yang amanah, profesional, dan memberi manfaat nyata bagi sivitas akademika dan masyarakat luas.