Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah meraih penghargaan Kategori Madya dari BPJS Kesehatan atas komitmen dan kinerjanya dalam mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat setempat.

Penghargaan itu diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai konsisten dalam meningkatkan cakupan kepesertaan JKN, kata Bupati Barito Timur M Yamin diwakili Asisten II Setda Bartim Amrullah di Tamiang Layang, kemarin. 

"Termasuk menjaga kepatuhan pembayaran iuran serta mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan," ucapnya.

Adapun penghargaan tersebut diserahkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar bersama Direktur Utama BPJS Kesehatan RI Ghufron Mukti dan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di Jakarta Pusat, Selasa.

Amrullah mengatakan capaian Pemkab Bartim merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan, yang terus bersinergi mendukung keberhasilan program JKN di kabupaten setempat.

"Penghargaan Kategori Madya ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta memperluas perlindungan JKN bagi seluruh masyarakat Bartim," ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Misnohartaku menegaskan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor, khususnya antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta fasilitas pelayanan kesehatan.

"Sinergi antarperangkat daerah menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan Program JKN dan meningkatkan kepesertaan aktif masyarakat di Barito Timur," kata dia.

Baca juga: Pemkab Bartim lakukan konsultasi publik rancangan awal RKPD 2027

Sementara itu, BPJS Kesehatan menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mendukung kebijakan JKN, pengendalian tunggakan iuran, serta mendorong inovasi pelayanan kesehatan di daerah.

Ke depan, Pemkab Barito Timur berkomitmen terus meningkatkan kinerja guna mencapai dan mempertahankan Universal Health Coverage (UHC) secara berkelanjutan demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Baca juga: Pemkab Bartim siapkan BNNK dan Pusat Rehabilitasi pertama di Kalteng

Baca juga: Banyak capaian nyata, bupati akui masih banyak 'PR' membangun Bartim

Baca juga: Pemkab Bartim fokuskan Revitalisasi PUG di rakor pembangunan kesetaraan gender 2026