Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi dan memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah setempat.

Bukti komitmen itu terlihat dari rapat pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) sekaligus pusat rehabilitasi terhadap penyalahguna narkoba, yang merupakan pertama di provinsi setempat, Senin.

Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Bartim M Yamin dihadiri Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah, Forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), unsur vertikal, maupun sejumlah perwakilan perusahaan tambang.

"Pembentukan BNNK sejalan dengan Program Astacita poin ketujuh Presiden RI, yang menekankan penguatan sumber daya manusia melalui perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika," kata Yamin di Tamiang Layang.

Menurut orang nomor satu di lingkup Pemkab Bartim ini, persoalan narkoba bukan hanya merusak masa depan anak bangsa, tetapi juga menggerogoti ketahanan sosial masyarakat. Untuk itu, bagi dirinya, masalah narkoba adalah ancaman serius bagi semua lapisan masyarakat.

"Jadi, sinergi lintas instansi dan dukungan seluruh pihak, menjadi kunci keberhasilan pencegahan dan pemberantasan," tegasnya.

Baca juga: Banyak capaian nyata, bupati akui masih banyak 'PR' membangun Bartim

Dia menyebut, selain pembentukan BNNK, Pemkab Barito Timur juga menyiapkan rencana pembangunan pusat rehabilitasi narkotika. Di mana program-program tersebut akan didukung melalui kerja sama dengan perusahaan tambang, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dalam penanggulangan narkoba.

"Mari sama-sama kita memerangi narkoba demi masyarakat Bartim yang lebih baik dan sejahtera," demikian Yamin.

Sekretaris Daerah Bartim Misnohartaku kemudian memimpin sesi diskusi yang menyepakati lokasi kantor BNNK di eks Terminal Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima.

Dalam rapat juga membahas kebutuhan pendukung operasional, meliputi sarana transportasi, perangkat kerja, penambahan pegawai, serta dukungan anggaran tahunan guna memastikan BNNK Barito Timur dapat berfungsi optimal ke depan.

Baca juga: Pemkab Bartim fokuskan Revitalisasi PUG di rakor pembangunan kesetaraan gender 2026

Baca juga: Sekda Bartim tekankan Latsar CPNS 2026 ajang pembentukan ASN profesional dan berintegritas

Baca juga: Buka bus perintis Tamiang Layang--Tangkan, Pemkab Bartim gandeng DAMRI