Palangka Raya (ANTARA) - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 11 Palangka Raya, Kalimantan Tengah resmi menyandang status sebagai Sekolah Rujukan Google (Google Reference School), dengan ini menggenapkan jumlah Sekolah Rujukan Google di daerah setempat menjadi lima sekolah.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Aprae Vico Ranan, Minggu, mengatakan kehadiran SMP Negeri 11 sebagai Sekolah Rujukan Google ke-5 mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong kualitas pendidikan berbasis digital serta semakin menegaskan posisi daerah ini sebagai salah satu barometer transformasi digital pendidikan di Indonesia bagian tengah.
“Ini menunjukkan bahwa transformasi pendidikan di Palangka Raya bukan lagi sekadar rencana, tetapi sudah menjadi realitas. Teknologi kami dorong sebagai pendukung pembelajaran agar peserta didik siap bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai dan identitas lokal,” ujarnya.
Dengan bergabungnya SMP Negeri 11 Palangka Raya, daftar Sekolah Rujukan Google di Kota Palangka Raya kini meliputi SMP Negeri 6 Palangka Raya, SD Negeri 4 Menteng, SD Negeri 5 Menteng, SD Negeri 13 Palangka, dan SMP Negeri 11 Palangka Raya. Capaian ini menempatkan Palangka Raya sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan Sekolah Rujukan Google tercepat di Indonesia.
“Transformasi digital yang diterapkan tidak hanya menyentuh proses belajar mengajar, tetapi juga tata kelola sekolah.,” beber Vico.
Lebih panjut, sambung Vico, pemanfaatan Google Workspace mendorong sistem administrasi dan pelaksanaan ujian berbasis digital yang lebih efisien dan ramah lingkungan melalui penerapan paperless, sekaligus menekan biaya operasional sekolah.
Di sisi peserta didik, kebiasaan menggunakan perangkat Chromebook dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari turut membangun kepercayaan diri dan keterampilan teknis siswa. Hal ini membuat siswa SMP Negeri 11 Palangka Raya semakin siap menghadapi ujian berbasis komputer maupun asesmen nasional di era digital.
Pemerintah Kota Palangka Raya berharap keberhasilan SMP Negeri 11 Palangka Raya dapat menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah lain untuk terus berinovasi.
“Melalui pemanfaatan teknologi, batasan ruang kelas diharapkan semakin memudar, sehingga peserta didik di daerah memiliki kesempatan yang setara untuk memperoleh kualitas pendidikan berstandar global,” demikian Vico.