Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Shalahuddin menegaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti layanan kesehatan, pendidikan, dan penyediaan air bersih menjadi prioritas utama pembangunan daerah.

"Kapasitas pelayanan air bersih di wilayah Muara Teweh dan sekitarnya saat ini masih belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Shalahuddin di Muara Teweh, Kamis.

Hal itu disampaikan Bupati Shalahuddin membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Menurut dia, untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berupaya menambah kapasitas instalasi pengolahan air bersih dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

“Tahun ini kita mendapat bantuan dari APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk penambahan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan kapasitas 50 liter per detik,” kata Shalahuddin.

Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan sistem penyediaan air bersih baru dengan kapasitas sekitar 20 liter per detik dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp70 miliar.

Bupati Shalahuddin mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya dalam penyediaan air bersih yang layak dan berkelanjutan.

Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan setelah Hari Raya Idul Fitri nanti, pemerintah daerah akan kembali memaparkan secara lengkap rencana pembangunan daerah kepada DPRD Barito Utara.

Paparan tersebut akan memuat kondisi terkini daerah serta rencana program pembangunan ke depan, baik yang menggunakan skema kontrak tunggal maupun kontrak tahun jamak atau multi years.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan daerah benar-benar terprogram, terencana dan terarah sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara,” demikian Shalahahuddin.

Bupati Barito Utara Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Ketua DPRD Mery Rukaini, Sekda Muhlis, Ketua TP PKK Maya Savitri dan Ketua GOW Mira A Nada Felix foto bersama dengan peserta Musrenbang RKPD 2027 di gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (5/3/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap seluruh program pembangunan dapat disusun secara matang dan selaras dengan kebutuhan masyarakat demi terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Barito Utara Yaser Arapat menyampaikan pelaksanaan Musrenbang RKPD 2027 bertujuan untuk membahas dan menyempurnakan rancangan awal RKPD agar selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Musrenbang RKPD ini dilaksanakan untuk menyempurnakan arah kebijakan perencanaan pembangunan daerah sekaligus menetapkan prioritas pembangunan Kabupaten Barito Utara Tahun 2027,” katanya.

Baca juga: Musrenbang 2027, Bupati Barut tingkatkan pemenuhan air bersih bagi masyarakat

Baca juga: Musrenbang 2027, Barito Utara fokus penyempurnaan prioritas pembangunan daerah

Ia menjelaskan melalui forum Musrenbang ini diharapkan dapat disepakati berbagai program dan kegiatan prioritas daerah yang meliputi penyempurnaan program, kegiatan, pagu indikatif, indikator serta target kinerja dan lokasi kegiatan pembangunan.

"Musrenbang juga menjadi wadah untuk menyelaraskan berbagai permasalahan dan prioritas pembangunan berdasarkan hasil Musrenbang kecamatan serta usulan program dari desa dan pemangku kepentingan pembangunan daerah," ujar Yaser Arapat.

Baca juga: Pemkab Barito Utara komitmen tingkatkan kualitas pelayanan PDAM

Baca juga: Bupati Barito Utara paparkan mekanisme PSU perumahan dan penanganan permukiman kumuh

Baca juga: Bupati Shalahuddin pastikan cadangan pangan daerah prioritaskan produk lokal