Palangka Raya (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan program kuliah bersama dengan Universitas Indonesia (UI) sebagai tindak lanjut dari kerja sama strategis antara Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan UI dalam penguatan pendidikan tinggi nasional.
Rektor UMPR, Assoc. Prof. Dr. Muhamad Yusuf, SSos., MAP menegaskan bahwa pihaknya siap mengambil bagian aktif dalam implementasi program tersebut, khususnya dalam skema pembelajaran kolaboratif antarperguruan tinggi yang berorientasi pada peningkatan mutu lulusan.
“Kami melihat kerja sama antara Muhammadiyah dan UI ini sebagai peluang besar yang harus segera direspons. UMPR siap mengimplementasikan program kuliah bersama guna memperluas akses pembelajaran, meningkatkan kualitas akademik mahasiswa, serta memperkuat kapasitas dosen dan institusi,” ujarnya.
Yusuf menjelaskan, implementasi kuliah bersama nantinya akan diarahkan pada integrasi kurikulum, kolaborasi pengajaran lintas kampus, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran daring untuk mendukung efektivitas proses akademik.
Selain itu, UMPR juga membuka peluang untuk terlibat dalam skema double degree, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta penguatan riset kolaboratif yang menjadi bagian dari ruang lingkup kerja sama tersebut.
UMPR juga terus memperkuat kolaborasi dengan kampus ternama di dalam maupun luar negeri untuk peningkatan kualitas lulusan seperti Fakultas Kedokteran Gigi UMPR bersama FKG UGM, FK UMPR bersama FK Unismuh Makassar, Unhas, dan ditambah kerjasama PTM dengan ITB dan IPB.
"Kolaborasi juga dengan Kampus di Jepang, Korea dan sejumlah negara," katanya.
Kerja sama yang didukung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir, itu dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun sinergi antarperguruan tinggi Muhammadiyah dengan kampus unggulan nasional.
UMPR menilai kolaborasi ini sebagai momentum penting untuk meningkatkan daya saing lulusan, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat peran perguruan tinggi daerah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Sementara itu, Rektor Universitas Indonesia, Prof. Heri Hermansyah, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut membuka peluang berbagai program bersama yang konkret dan terukur.
“Kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat jejaring akademik nasional. Salah satu skema yang disiapkan adalah double degree, dengan pola dua tahun di kampus Muhammadiyah dan dua tahun di UI,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain double degree, kerja sama juga mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen serta kolaborasi riset yang diharapkan mampu mendorong inovasi dan pemerataan kualitas pendidikan di berbagai daerah.
Baca juga: Dosen UMPR jadi pemateri pelatihan penilai RPL di Universitas Kutai Kartanegara
Baca juga: Psikologi UMPR laksanakan kuliah lapangan di Panti Sosial Sinta Rangkang
Baca juga: Rektor UMPR tegaskan komitmen percepatan pembukaan S2 HKI saat asesmen lapangan