Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, melalui Sekretariat Daerah meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah setempat, agar mengirimkan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti program pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) tahun 2026.

Sekretaris Daerah Barito Timur, Misnohartaku di Tamiang Layang, mengatakan program Komcad ini tindak lanjut dari surat Gubernur Kalteng terkait pelatihan Komponen Cadangan bagi ASN.

"Program ini bersifat sukarela, namun setiap OPD diminta memberikan kesempatan kepada ASN di lingkup kerjanya untuk berpartisipasi," ucapnya.

Adapun permintaan tersebut tertuang dalam surat Sekda Bartim tertanggal 17 April 2026. Di mana surat tersebut mewajibkan OPD di lingkup Pemkab Bartim mengirimkan lima orang ASN atau PPPK sebagai calon peserta. Data calon peserta tersebut harus disampaikan paling lambat 21 April 2026 pukul 16.00 WIB kepada Bagian Pemerintahan Setda Bartim. Timur.

Untuk persyaratan yang harus dipenuhi yakni, pria berstatus ASN aktif, berusia maksimal 35 tahun, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki tinggi badan minimal 160 cm.

"Calon peserta juga wajib melampirkan surat izin pimpinan, surat pernyataan, serta keterangan tidak pernah dijatuhi sanksi kepegawaian," pinta Misnohartaku.

Dalam pelaksanaannya, para peserta akan mengikuti sejumlah tahapan seleksi di tingkat kabupaten, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga tes jasmani yang dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 April 2026. Peserta yang lolos seleksi selanjutnya akan mengikuti Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) sebagai bagian dari program Komcad.

Melalui program ini, Pemkab Bartim berharap dapat mendorong peran aktif ASN dalam mendukung pertahanan negara melalui keikutsertaan dalam Komponen Cadangan, sekaligus membangun kedisiplinan dan jiwa nasionalisme di kalangan aparatur pemerintah.
(*Kontributor lepas

Baca juga: Pemkab Bartim wajibkan ASN kenakan Batik Kalteng peringati Hari Kartini 2026

Baca juga: Soroti kelangkaan solar, Pemkab Bartim pantau ketersediaan BBM

Baca juga: Hari Kesadaran Nasional perkuat transformasi kerja ASN di Bartim