Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, M Yamin mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di kabupaten setempat, menjadikan peringatan Hari Kesadaran Nasional, sebagai upaya untuk terus memperkuat transformasi budaya kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Transformasi itu salah satu langkah konkretnya adalah diterapkannya kebijakan kombinasi pelaksanaan tugas kedinasan melalui Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH), kata Yamin melalui Asisten II Setda Bartim, Amrullah, saat apel Hari Kesadaran Nasional di Tamian Layang, Jumat.

"Kebijakan itu harus mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja, mendorong percepatan digitalisasi birokrasi melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta menjaga kesinambungan pelayanan publik," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, penerapan pola kerja fleksibel ini juga diharapkan dapat menghemat penggunaan sumber daya seperti energi dan biaya operasional, serta mendorong budaya kerja yang lebih sehat dan adaptif.  Untuk itu, ke depan, pola kerja ASN harus berorientasi pada kinerja dan hasil, bukan sekadar kehadiran.

Seluruh ASN di lingkup Pemkab Bartim juga harus tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas, dengan mengimplementasikan nilai-nilai dasar BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas.

"Transformasi budaya kerja ini memerlukan dukungan dari seluruh jajaran, mulai dari pimpinan hingga pelaksana, agar dapat berjalan optimal dengan tetap menjaga kualitas pelayanan publik," tandas Bupati Bartim itu.

Momentum peringatan Hari Kesadaran Nasional itu juga dimanfaatkan Bupati Bartim, untuk mendorong sinergi seluruh elemen dalam mewujudkan visi Barito Timur SEGAH (Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis) menuju daerah yang maju dan berkelanjutan.

(*Kontributor lepas

Baca juga: Hindu di Bartim diajak jadikan Vasudhaiva Kutumbakam landasan hidup sehari-hari

Baca juga: Mediasi sengketa jalan jauling di Bartim sepakati peninjauan lapangan

Baca juga: Bupati Bartim: Terapkan pola kerja fleksibel dan efisien saat WFH

Baca juga: Pangkas birokrasi dan tekan biaya, Pemkab Bartim Matangkan Mal Pelayanan Publik