Palangka Raya (ANTARA) - Sebanyak 4.519 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Pusat UTBK Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang mulai dilaksanakan serentak pada 21 April hingga 2 Mei 2026.
“UTBK merupakan tahapan krusial dalam proses seleksi nasional, sehingga pelaksanaannya harus dijaga dengan prinsip integritas, kejujuran, dan profesionalisme,” kata Rektor UPR, Prof Dr Ir Salampak, M.S., IPU, saat membuka pelaksanaan ujian, Selasa.
Pelaksanaan UTBK di UPR berlangsung di 10 ruang ujian yang tersebar di empat lokasi, yakni Gedung UTBK, Fakultas Kedokteran, Laboratorium Teknik Informatika, dan UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Wakil Rektor Bidang Akademik UPR sekaligus Ketua Panitia UTBK SNBT 2026, Dr Natalina Asi menyampaikan, mayoritas peserta berasal dari Kalimantan Tengah, yakni sebanyak 4.438 orang atau 98,21 persen dari total peserta.
“Panitia juga menyiapkan layanan informasi dan bantuan teknis bagi peserta, termasuk menyiagakan petugas teknis dan pengawas agar pelaksanaan ujian berjalan lancar,” ucapnya.
Baca juga: Sugianor kembali maju dalam bursa Ketua DPC PKB Palangka Raya
UPR juga melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib, termasuk penguatan kesiapan sarana, sistem teknis, dan pengawasan di setiap lokasi ujian.
Selain pelaksanaan SNBT, UPR juga menyampaikan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), di mana sebanyak 1.293 calon mahasiswa telah diterima melalui jalur tersebut.
Dari jumlah itu, sebagian besar atau 87,70 persen merupakan siswa yang berasal dari sekolah di Kalimantan Tengah.
“SNBT yang dimulai hari ini menjadi jalur masuk kedua, dan setelah ini UPR juga akan membuka jalur ketiga melalui Seleksi Mandiri SMMPTN-Barat,” ujarnya.
Natalina menjelaskan, pendaftaran SMMPTN-Barat dijadwalkan dibuka mulai 4 Mei hingga 11 Juni 2026, dengan pelaksanaan ujian pada 17-24 Juni dan pengumuman hasil seleksi pada 30 Juni 2026.
“Melalui seluruh jalur penerimaan ini, kami berharap akses pendidikan tinggi semakin terbuka bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah,” demikian Natalina.
Baca juga: Legislator minta kepedulian pemerintah pusat perbaiki jalan di Kalteng
Baca juga: DPRD minta Pemkot Palangka Raya perluas pasar murah dan pengawasan BBM
Baca juga: DPRD minta Pemkot Palangka Raya perluas pasar murah dan pengawasan BBM