Pulang Pisau (ANTARA) - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia Fajar Riza Ul Haq menekankan, peningkatan kualitas proses pembelajaran menjadi prioritas utama dibanding perbaikan sarana prasarana (sarpras) dalam mendorong kemajuan pendidikan di daerah.

“Meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah yang paling penting, karena sarpras hanya pendukung yang bisa diperbaiki secara bertahap,” kata Fajar Riza di sela kunjungan kerja di Pulang Pisau, Sabtu.

Wamen menegaskan, kualitas pendidikan tidak bisa tercapai apabila hanya mengandalkan bangunan yang baik saja. Menurutnya, tanpa didukung kompetensi guru dan suasana belajar kondusif bagi peserta didik di sekolah, maka tidak bisa mengubah kualitas pendidikan.

Baca juga: Pendidikan Kalimantan Tengah semakin maju

Baca juga: Peringati Hardiknas di Kalteng, Wamendikdasmen minta generasi muda sadar ekologis

“Kalau bangunannya bagus tetapi gurunya tidak memiliki kompetensi, maka hasil pendidikan tidak dapat melahirkan kualitas yang kita harapkan,” jelasnya.

Fajar juga menyoroti, berdasarkan data Standar Pelayanan Minimum (SPM) Kabupaten Pulang Pisau masih perlu meningkatkan kualitas pendidikan. Terutama pada aspek Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya tenaga pendidik yang menjadi ujung tombak pembelajaran.

“Memang daerah ini masih harus naik level terutama dalam hal SDM dan kualitas tenaga guru yang ada di lapangan,” ujarnya.

Baca juga: Teras Narang serap aspirasi di Pulang Pisau berkaitan tiga isu penting

Dirinya mendorong para guru di kabupaten setempat terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai program. Menurut Fajar, pendidik harus mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai langkah konkret peningkatan kualitas pengajaran.

Dia juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, agar peserta didik dapat belajar optimal. Melalui langkah ini diharap peserta didik dapat memiliki motivasi lebih tinggi dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

“Pendidik harus bisa menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman di sekolah,” jelasnya.

Dikatakan Fajar, pemerintah pusat terus menambah bantuan program revitalisasi sekolah dengan fokus pada tiga prioritas utama. Sekolah yang diprioritaskan yakni sekolah dengan kondisi rusak berat, sekolah terdampak bencana serta sekolah di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Daerah 3T ini adalah sekolah yang sulit diakses dan kesulitan jaringan internet,” katanya.

Kehadiran pemerintah pusat di daerah, terang Fajar, merupakan bentuk komitmen untuk mendengar aspirasi serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan untuk mendorong pemerataan kualitas pendidikan diseluruh wilayah.

Baca juga: Bupati Ahmad Rifa`i doakan kesehatan dan kelancaran ibadah JCH Pulang Pisau

Baca juga: Wabup Pulang Pisau dorong seniman tidak ragu berkreasi