
Shalahuddin lepas peserta Kalimantan Tribute 2026

Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin menyampaikan gambaran potensi daerah sekaligus melepas rombongan peserta Kalimantan Tribute 2026 yang melintasi wilayahnya ketika menuju Kabupaten Murung Raya.
Kondisi geografis Barito Utara yang berada di wilayah tengah Kalimantan membuat akses transportasi, khususnya untuk sektor pertambangan, masih banyak bergantung pada jalur sungai.
“Akses keluar daerah ini memang masih relatif sulit, rata-rata menggunakan jalur sungai. Berbeda dengan daerah pesisir yang bisa langsung ke laut, sehingga distribusi hasil tambang di sini lebih terbatas,” kata Shalahuddin di Muara Teweh, Senin.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa kondisi tersebut justru membuat potensi sumber daya alam (SDA) di Barito Utara masih cukup terjaga. Berbagai komoditas unggulan seperti batu bara dan gas bumi menjadi kekuatan ekonomi daerah.
“Alhamdulillah, kekayaan kami dari sektor pertambangan, khususnya batu bara dan juga gas bumi, masih menjadi andalan,” tambahnya.
Bupati Shalahuddin juga menjelaskan wilayah Kabupaten Barito Utara secara geografis terhubung dalam satu hamparan dengan Kabupaten Murung Raya dan Gunung Mas. Ia bahkan merekomendasikan jalur Tumbang Anoi sebagai rute yang menantang dan menarik, khususnya bagi para pecinta offroad.
“Di sana kondisi jalannya berbukit-bukit, bahkan ada yang sampai dua hingga tiga tingkat. Sangat cocok untuk menguji kemampuan kendaraan dan pengemudi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Shalahuddin turut berbagi pengalaman saat menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah selama lebih dari sembilan tahun, mendampingi Gubernur saat itu, Sugianto Sabran. Ia kemudian kembali ke Barito Utara dan terpilih sebagai Bupati pada 2025 bersama Wakil Bupati Felix Sonadi Y Tingan.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan rasa bangga dan kehormatan atas kehadiran rombongan Kalimantan Tribute 2026 di Muara Teweh. Ia juga secara resmi melepas rombongan untuk melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Murung Raya.
“Kami mengiringi perjalanan Bapak-Bapak sekalian dengan doa. Semoga selalu diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan dalam perjalanan, serta keberkahan dalam setiap langkah,” ucap Shalahuddin.

Ketua Indonesia Off-Road Federation (IOF) Irjen Pol (Purn) Sam Budigusman menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Barito Utara Shalahuddin beserta jajaran, termasuk Wakil Bupati Felix Sonadie, Sekretaris Daerah Muhlis, dan Forkopimda yang telah menerima mereka dengan penuh kehangatan.
Baca juga: Peserta reli Kalimantan Tribute Camel Trophy singgah di Barito Utara
Ia juga mengenang perjalanan serupa pada tahun 1996, di mana Barito Utara menjadi salah satu titik singgah, bahkan saat itu rombongan bermalam di Hotel Walet yang disebut sebagai salah satu hotel terbaik pada masanya. Kini, perkembangan daerah dinilai sangat signifikan, terutama dari segi infrastruktur jalan.
“Perjalanan yang kami lalui sekarang menunjukkan bahwa Kabupaten Barito Utara telah berkembang pesat. Jalan yang dulu sulit dilalui, kini sebagian besar sudah beraspal,” ungkapnya dalam perjalanan napak tilas di Barito Utara.
Dalam Kalimantan Tribute 2026 tersebut diikuti sembilan negara yaitu Indonesia, Amerika, Jerman, Prancis, Malaysia, Belanda, Jepang, Thailand dan Brunei Darusalam.
Baca juga: Hari Otda, Bupati Barito Utara tekankan sinergi pusat-daerah
Lebih lanjut disampaikannya, kegiatan Kalimantan Tribute bukan sekadar perjalanan rekreasi, melainkan bagian dari latihan kesiapsiagaan bagi para relawan offroad. Peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia bahkan dari sembilan negara, dilatih untuk mampu menjangkau wilayah sulit, terutama saat terjadi bencana.
“Kami ini relawan. Melalui kegiatan ini, kami berlatih agar bisa menembus daerah yang sulit dijangkau untuk membantu distribusi logistik ketika terjadi bencana,” jelasnya.
Ia mencontohkan, dalam beberapa kejadian bencana di wilayah Sumatera seperti Aceh dan Medan, tim offroad seringkali menjadi yang pertama menyalurkan bantuan ke lokasi sebelum akses terbuka sepenuhnya oleh pemerintah.
Baca juga: Tinjau Jembatan Lahei dan Jalan Malawaken, Shalahuddin pastikan pembangunan tepat sasaran
Dengan mengusung tagline “United for Humanity”, rombongan juga secara konsisten menyalurkan bantuan sosial di sepanjang rute perjalanan. Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan sekolah hingga dukungan bagi rumah ibadah di wilayah yang dilalui.
Rombongan Kalimantan Tribute 2026 dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Pontianak, Kalimantan Barat, sembari tetap menjalankan misi sosial di setiap titik singgah.
Menutup sambutannya, Sam Budigusman memohon doa agar seluruh peserta dapat melanjutkan perjalanan dengan selamat hingga mencapai tujuan akhir. “Offroad bukan sekadar hobi, tetapi jalan untuk mengabdi,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Land Rover Club Indonesia Shammie Zacky, Pembina Kalimantan Trube Jenderal Pol (Purn) Rusman Hadi dan lainnya.
Baca juga: Peran Perkimtan, Shalahuddin tegaskan kesiapan lahan kunci pembangunan infrastruktur
Baca juga: Teken pakta integritas, Bupati Shalahuddin larang pungutan SPMB
Baca juga: Bupati Barito Utara komitmen program prioritas pendidikan gratis
Baca juga: Pemkab Barito Utara rehab RSUD Muara Teweh awal Mei
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
