Logo Header Antaranews Kalteng

Indonesia tembus final speed relay Asian Beach Games Sanya 2026

Rabu, 29 April 2026 14:15 WIB
Image Print
Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi dalam konferensi pers di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (03/04/2026). (ANTARA/FAJAR SATRIYO)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak empat pasang atlet Indonesia lolos dari kualifikasi dan melanjutkan langkah ke putaran final atau delapan besar cabang olahraga panjat kategori tebing speed relay Asian Beach Games Sanya 2026 di China pada Rabu siang.

Berdasarkan statistik penyelenggara, empat pasang atlet itu terdiri atas masing-masing dua pasang untuk sektor putra maupun putri.

Untuk kategori putra, pasangan Raharjati Nursamsa/Antasyafi Robby Al Hilmi mengemas total waktu terbaik 10,14 detik dan menempati peringkat pertama kualifikasi yang berlangsung di Tianya Haijiao Venue Cluster.

Pasangan putra lainnya yakni Aditya Tri Syahria/Ramaski Aswin Kristanto berada di posisi kelima dengan catatan waktu terbaik 10,89 detik.

Sementara untuk sektor putri, pasangan Desak Made Rita Kusuma Dewi/Kadek Adi Asih berhasil berada di peringkat keempat dengan catatan waktu terbaik 14,27 detik. Sedangkan pasangan lainnya, yakni Puja Lestari/Amanda Narda Mutia bertengger di posisi keenam dengan waktu terbaik 15,20 detik.


Keempat pasangan tersebut dipastikan lolos ke putaran final atau delapan besar yang dipertandingkan pada hari ini pukul 19.00 WIB.

Untuk mengikuti Asian Beach Games Sanya 2026 di China, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirimkan total delapan atlet disiplin kecepatan yang terbagi atas masing-masing empat putra dan putri.

Mereka mengikuti dua kategori perlombaan, yakni kecepatan (individu) dan kecepatan estafet (pasangan). Para wakil tanah air itu bersaing dengan peserta dari negara lain, antara lain China, Thailand, Korea Selatan, dan Jepang.

Dalam lomba panjat tebing speed relay (estafet), perhitungan dilakukan berdasarkan total waktu tim dari awal hingga pemanjat terakhir menyelesaikan lintasan.

Atlet bersepeda secara bergantian (estafet). Atlet pertama memulai dari start. Setelah mencapai puncak dan menekan tombol timer, atlet berikutnya langsung memulai.

Waktu dihitung terus menerus dan tidak di-reset setiap pergantian atlet. Jadi yang dihitung adalah waktu kumulatif sejak start pertama sampai atlet terakhir finis. Tim tercepat atau memiliki catatan waktu terendah dinyatakan sebagai pemenang.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026