Kuala Kurun (ANTARA) - Polres Gunung Mas, Kalimantan Tengah menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026 di dua lokasi wilayah hukum setempat, sebagai wujud nyata dukungan institusi Polri terhadap program swasembada pangan nasional.
Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo saat memberi keterangan di Kuala Kurun, Sabtu, mengatakan total hasil panen dari dua lokasi tersebut mencapai 12 ton jagung hibrida.
"Hasil panen 12 ton jagung tadi berasal dari dua lokasi berbeda, yakni dari lahan di Kuala Kurun, Kecamatan Kurun dan Desa Bangun Sari, Kecamatan Manuhing," ungkapnya.
Lahan di Kuala Kurun seluas satu hektare menghasilkan empat ton jagung hibrida, sementara lahan di Bangun Sari seluas dua hektare menghasilkan delapan ton jagung hibrida.
Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Malinau, Polda Kalimantan Utara itu menjelaskan, keberhasilan panen kali ini tak lepas dari sinergi yang baik antara para pemangku kepentingan.
Baca juga: Golkar Gunung Mas buka pendaftaran calon ketua DPD
Di Kuala Kurun, jajaran Polres bersama Dinas Pertanian Gumas dan Penyuluh Pertanian Lapangan terlibat langsung dalam proses panen. Adapun di Bangun Sari, aparat Polsek bahu-membahu bersama pemerintah desa dan Kelompok Tani Sumber Makmur.
Selain panen, Polres Gumas juga membagikan bantuan sosial berupa sembako serta stimulus pertanian yang terdiri dari lima botol pupuk cair Petrovita ukuran satu liter dan dua karung pupuk kapur seberat 50 kilogram kepada petani lokal.
Kegiatan panen tersebut merupakan bagian dari Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026, yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto yang saat itu hadir di Tuban, Jawa Timur.
Lebih lanjut, ia menyampaikan komitmen Polres Gumas dalam mendukung program swasembada jagung agar daerah setempat bisa menjadi lumbung pangan yang mandiri.
"Kami berharap keberhasilan panen ini dapat mendorong masyarakat di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau untuk mulai memanfaatkan lahan mereka yang belum produktif," demikian Heru.
Baca juga: Pemkab Gunung Mas minta Pertamina jaga ketersediaan BBM hingga tingkat Pertashop
Baca juga: Komisi II DPRD Gumas sebut BUMDes bisa jadi solusi distribusi BBM ke desa
Baca juga: Tidak libur, Disdukcapil Gumas tuntaskan puluhan dokumen kependudukan dalam dua hari