Palangka Raya (ANTARA) - Bank Kalteng menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST Tahun Buku 2025 bertempat di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat.

“RUPST Tahun Buku 2025 menjadi momentum penting bagi Bank Kalteng untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja kepada para pemegang saham," kata Direktur Utama Bank Kalteng Maslipansyah.

Pihaknya bersyukur atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan, sehingga Bank Kalteng dapat terus tumbuh secara sehat, prudent dan memberi nilai tambah bagi pemegang saham, nasabah serta masyarakat Kalimantan Tengah.

Pelaksanaan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 dihadiri seluruh kepala daerah di Kalimantan Tengah selaku pemegang saham PT Bank Kalteng.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran selaku Pemegang Saham Pengendali mengapresiasi kehadiran para bupati dan wali kota, mencerminkan semangat kebersamaan, komitmen dan kepedulian bersama dalam mendukung penguatan serta pengembangan Bank Kalteng ke depan.

Baca juga: Hadir di Kalteng Expo 2026, Bank Kalteng dekatkan layanan dan dukung UMKM

RUPST merupakan agenda rutin perseroan yang diselenggarakan sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Agenda utama RUPST mencakup penyampaian pertanggungjawaban kepengurusan Bank Kalteng oleh Direksi dalam menjalankan perseroan, serta penyampaian laporan pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris.

RUPST juga menjadi forum strategis bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan untuk menyampaikan arahan dan masukan konstruktif bagi penguatan kinerja serta pengembangan Bank Kalteng ke depan agar menjadi semakin baik.

Seluruh Pemegang Saham memberikan apresiasi atas pencapaian kinerja pengurus dalam mengelola Bank Kalteng dan menerima Laporan Pertanggungjawaban Direksi serta Laporan Pengawasan Dekom atas pengelolaan perseroan untuk Tahun Buku 2025.

Baca juga: Bank Kalteng hadirkan KCP Bukit Jaya optimalkan akses keuangan Bulik Timur

Dalam RUPST ini, para pemegang saham juga menyepakati pembagian dividen atas laba bersih Tahun Buku 2025 sebesar 50 persen atau senilai Rp184,2 miliar yang dibagikan secara proporsional kepada seluruh pemegang saham sesuai dengan komposisi jumlah lembar saham masing-masing. Hal ini merupakan salah satu bentuk konkret Bank Kalteng dalam berkontribusi mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat dipergunakan bagi Pembangunan Daerah serta kesejahteraan masyarakat Kalteng.

Keputusan tersebut mencerminkan dukungan para pemegang saham terhadap kesinambungan kinerja Bank Kalteng, sekaligus menjadi bentuk kepercayaan terhadap pengelolaan perusahaan yang terus diarahkan pada prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Adapun secara umum kinerja Bank Kalteng selama tahun 2025 mencatatkan kinerja keuangan positif yang ditunjukan dengan Laba bersih Bank Kalteng tercatat sebesar Rp368 miliar, meningkat signifikan dibanding 2024 sebesar Rp321 miliar atau tumbuh 14,76 persen.

Dari sisi aset, total aset Bank Kalteng juga tumbuh dari sekitar Rp16,8 triliun pada 2024 menjadi Rp20,4 triliun pada 2025 atau meningkat sekitar 21,46 persen.

Pertumbuhan tersebut turut didukung oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga atau DPK dari Rp10,7 triliun menjadi Rp13,8 triliun, serta penyaluran kredit yang naik dari Rp10,7 triliun menjadi Rp11,7 triliun.

Maslipansyah menyampaikan capaian tersebut merupakan hasil dari dukungan pemegang saham, kepercayaan nasabah serta kerja bersama seluruh insan Bank Kalteng dalam menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Dia mengatakan pertumbuhan aset, DPK dan kredit menunjukkan Bank Kalteng terus memperkuat fungsi intermediasi serta perannya sebagai bank pembangunan daerah.

Di tengah dinamika industri perbankan, Bank Kalteng tetap fokus menjaga kualitas pertumbuhan, memperkuat penghimpunan dana, meningkatkan layanan kepada nasabah serta memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kalimantan Tengah.

Selain kinerja bisnis, Bank Kalteng juga terus memperkuat transformasi layanan melalui pengembangan digitalisasi, peningkatan kualitas layanan, dan penguatan ekosistem transaksi daerah. 

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Kalteng untuk semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, pelaku UMKM, dunia usaha dan pemerintah daerah.

“Ke depan, Bank Kalteng akan terus memperkuat layanan, meningkatkan kualitas intermediasi, memperluas digitalisasi, serta menjaga agar pertumbuhan perusahaan tetap sehat dan berdampak bagi daerah. Dukungan para pemegang saham menjadi energi penting bagi kami untuk terus bergerak maju,” tutur Maslipansyah.

Pelaksanaan RUPST Tahun Buku 2025 juga menjadi penegasan komitmen Bank Kalteng dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, manajemen risiko dan tata kelola perusahaan yang baik.

Hal ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan pemegang saham, regulator, nasabah, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui dukungan seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan, Bank Kalteng berkomitmen terus tumbuh sebagai bank daerah yang kuat, maju, modern dan tepercaya, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah secara inklusif serta berkelanjutan.

Baca juga: Bupati Kotawaringin Barat: Transaksi non tunai wujudkan pemerintahan desa bersih

Baca juga: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran raih TOP Pembina BUMD 2026

Baca juga: Bank Kalteng raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5