Pangkalan Bun (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Nurhidayah menyebutkan, nilai-nilai luhur Pancasila sangat penting dan bermakna sebagai perekat dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

"Namun itu juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi. Pancasila merupakan bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya," kata Nurhidayah di Pangkalan Bun, Senin.

Hal tersebut sejalan dengan tema yang diusung pada peringatan Hari Lahir Pancasila yaitu Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.

Menurutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi menjadi momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

"Pancasila juga merupakan jangkar moral kita, dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik," ucapnya.

Baca juga: Polres Kobar ungkap 33 kasus pencurian periode Januari-Mei 2026

Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh setiap insan, dirinya yakin Pancasila akan terus hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa.

Selain itu, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa tersesat. Untuk itu Nurhidayah mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda untuk menjadikan pancasila sebagai ideologi yang hidup.

"Jangan biarkan nilai-nilai luhur pancasila ini hanya menjadi hiasan dinding kantor ataupun teks di buku sejarah, tetapi jadikan pancasila sebagai ideologi yang hidup," disampaikannya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dengan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar.

"Serta menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya," demikian Nurhidayah.

Baca juga: Pemkab Kobar untuk ke-12 kali opini WTP dari BPK RI

Baca juga: Pelni berangkatan 1.178 penumpang pada moment libur Idul Adha 2026

Baca juga: Sebanyak 163 ekor sapi kurban disalurkan Pemkab Kobar kepada enam kecamatan