Logo Header Antaranews Kalteng

Kotim Gelar Seni Budaya Pesisir Dan Pedalaman

Selasa, 19 Agustus 2014 15:43 WIB
Image Print

Sampit (Antara Kalteng) - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menggelar seni budaya pesisir dan pedalaman di Taman Kota Sampit pada 22-23 Agustus 2014.

"Ini sebagai upaya melestarikan kesenian dan kebudayaan daerah, serta mendukung program pemerintah daerah dalam pengembangan dan pelestarian seni, budaya serta aset pariwisata daerah," kata Ketua Panitia Penyelenggara Suhartono Firdaus di Sampit, Selasa.

Pagelaran yang juga dilaksanakan untuk memeriahkan hari ulang tahun ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia ini akan menampilkan berbagai tarian pesisir dan pedalaman yang mungkin saja sudah banyak jarang ditampilkan di depan umum.

Beberapa tarian yang akan ditampilkan di antaranya hadrah, batirik, tarian pesisir, karungut, babukung kulat, badeder, babukung apui, babukung burung, babukung tampahas, babukung langgar kambe rawit dan tarian pedalaman.

Kesenian ini dulunya sering ditampilkan di tengah masyarakat, namun sekarang jarang ditampilkan. Dikhawatirkan, kesenian yang merupakan kekayaan masyarakat ini akan musnah jika tidak ada upaya untuk mempertahankannya.

"Pagelaran ini juga untuk menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya daerah selain melalui pendidikan. Ini juga dengan memberi ruang dan media bagi insan seni dan budaya, maupun pemuda, pelajar serta mahasiswa yang mencintai kesenian dan budaya untuk tampil di atas panggung," jelas tokoh pemuda yang akrab disapa Joko ini.

Nanti akan ditampilkan sejumlah tarian dari daerah lain seperti reog Ponorogo, kuda lumping dan tarian Banyuwangi. Ini dimaksudkan untuk menjaga harmonisasi dam keberagaman kesenian dan kebudayaan yang tumbuh dan berkembang di Kotim.

"Kami mengajak masyarakat Kotim untuk menyaksikan pagelaran ini karena menarik dan sangat positif bagi kita semua. Khususnya bagi generasi muda, ini akan menjadi suguhan menarik dan mengandung nilai pelestarian seni dan budaya yang tinggi," demikian Joko.

(T.KR-NJI/B/S019/S019)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026