
HOB Luncurkan Strategi Implementasi Ekonomi Hijau

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Kelompok Kerja Nasional Heart of Borneo (HOB) Indonesia meluncurkan dokumen Strategi Implementasi Pembangunan Kalimantan melalui Pendekatan Ekonomi Hijau, di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa.
Dokumen tersebut mengupas sektor strategis di Kalimantan yang berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, kata Ketua Pokjanas HOB Prabianto Wibowo Mukti.
"Dokumen ini memberikan strategi bagi pemerintah di Kalimantan dalam mengembangkan sektor hasil kayu dengan prinsip pengelolaan hutan lestari (PHL) dan sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK)," kata dia.
Dikatakannya bahwa dokumen strategi Implementasi Ekonomi Hijau juga memberikan pemikiran tentang penerapan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk perkebunan kelapa sawit, dan pertambangan yang bertanggung jawab.
Selain itu, kata Prabianto, dokumen ini menerapkan pemanfaatan keanekaragaman hayati untuk diproduksi "bioprospecting", pengembangan dan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK), dan penerapan sistem maupun mekanisme pembayaran jasa lingkungan (PJL).
"Harus dipahami bahwa Ekonomi Hijau merupakan paradigma ekonomi baru yang dapat mendorong pertumbuhan pendapatan dan lapangan kerja, sekaligus mengurangi resiko kerusakan lingkungan serta mampu mewujudkan pembangunan berkelanjutan," kata dia.
Ketua Pokjanas HOB itu mengatakan dokumen Strategi Implementasi Ekonomi Hijau merupakan hasil kajian dan disusun oleh akademis yang berasal dari tiga universitas di Kalimantan, yakni Universitas Tanjung Pura (Untan), Universitas Palangka Raya (Unpar) dan Universitas Mulawarman (Unmul).
Penyusunan juga dibantu tiga universitas di Pulau Jawa, yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Pertania Bogor (IPB), serta difasilitasi FORCLIME-GIZ dan WWF Indonesia.
"Kami berharap dokumen yang telah diluncurkan ini dapat dijadikan pedoman bagi provinsi dan kabupaten di seluruh provinsi se-Kalimantan dalam menerapkan ekonomi hijau bagi kesejahteraan masyarakat maupun kelestarian sumber daya alam," demikian Prabianto.
Peluncuran dokumen Strategi Implementasi Ekonomi Hijau dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalteng Achmad Diran dan turut dihadiri Staf Ahli Menteri Bidang Kesejahteraan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan UKP4.
Hadir pula perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang perekonomian, serta Profesor Emil Salim selaku pakar pembangunan berkelanjutan.
(T.KR-JWM/B/A013/A013)
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
