Logo Header Antaranews Kalteng

Harga Sembako Tetap Tinggi Di Kalteng

Senin, 19 Januari 2015 11:26 WIB
Image Print
Ilustrasi (Istimewa)
...Barang-barang juga kan kosong di agen, jadinya harganya masih tetap seperti kemarin,"

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Sejumlah pedagang di pasar tradisional Kahayan Palangka Raya mengakui harga sembako masih tetap tinggi walaupun harga bahan bakar minyak telah turun.

" Cabai merah per kilogram Rp100 ribu, sayur kembang kol Rp50 ribu, wortel Impor Rp40 ribu, labu siam Rp20 ribu," kata salah satu pedagang Pasar Kahayan, Triningsih Komah di Palangka Raya, Senin.

Dia menambahkan bawang merah saja yang turun dari Rp28ribu menjadi Rp26 ribu per kilogram.

Menurut penuturan para pedagang di Pasar Kahayan, belum adanya penurunan harga sembako bukan hanya karena kenaikan BBM melainkan terhambatnya distribusi lantaran tingginya gelombang laut sehingga barang-barang mengalami kekosongan.

Petri, Pedangan Sembako di Pasar Kahayan mengatakan barang-barang yang di jual sekarang ini juga masih sisa beberapa hari lalu, sehingga harganya relatif tetap atau tidak mengalami perubahan.

"Kami belum ada membeli barang-barang dengan harga baru. Barang-barang juga kan kosong di agen, jadinya harganya masih tetap seperti kemarin," katanya.

Sindia, saat belanja di Pasar Kahayan berharap pemerintah intervensi agar harga sembako mengalami penurunan atau kembali seperti sebelum kenaikan harga BBM di tahun 2014.

Dia mengatakan harga sembako sekarang ini masih relatif mahal sementara penghasilan belum ada kenaikan, sehingga kesulitan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan.

"BBM kan informasinya turun ya hari ini. Semoga saja besok harga sudah turun. Pusing juga kalau belanja di pasar. Terpaksa beli sedikit-sedikit. Kan tidak mungkin tidak makan," demikian Sindia.


(T.KR-JWM/C/B008/B008)



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026