
Pemkab Barito Utara Bina Penyandang Disabilitas

Muara Teweh (Antara Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah membina sebanyak 15 orang penyandang disabilitas dengan mengikuti kegiatan perbengkelan dan menjahit serta praktek belajar kerja (PBK).
"Para penyandang disabilitas ini merupakan kader rehabilitasi berbasis masyarakat yang diikutkan pada balai latihan kerja dan PBK yang dilaksanakan selama tiga bulan kedepan," kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Barito Utara, Yaser Arapat di Muara Teweh, Rabu.
Menurut Yaser, penyandang disabilitas bukanlah orang atau kelompok masyarakat nomor dua, tetapi mereka memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan orang-orang normal lainnya.
Selain itu, para penyandang disabilitas juga sebenarnya punya potensi yang apabila dilatih dan dikembangkan dapat menjadi suatu keunggulan.
Oleh karena itu, pemerintah membuat program untuk menunjang kegiatan penyandang disabilitas dalam berkarya serta berprestasi salah satu caranya melalui kegiatan yaitu Balai Latihan Kerja dan PBK.
"Kepada anggota RBM dimohon kesediaannya untuk terus membantu Dinsosnakertrans dalam menangani penyandang disabilitas agar mereka dapat terlayani dengan baik," katanya.
Yaser berharap dari kegiatan Balain Latihan Kerja dan PBK ini dapat menghasilkan perubahan terutama mengenai cara pandang terhadap diri sendiri maupun orang lain, serta dapat memberi keterampilan dan pengetahuan yang mampu menunjang pendapatan dan penghasilan untuk biaya hidup.
Disamping itu mampu mengubah pandangan masyarakat terhadap penyandang disabilitas bahwa mereka bukan sebagai masyarakat yang perlu dikasihani, melainkan mereka merupakan orang-orang yang bisa diajak bekerja sama dalam pembangunan.
"Kami harapkan mereka dalam kehidupan sehar-hari bisa mendiri tanpa merasa minder terhadap masyarakat," kata dia.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
