Gunung Mas Dikepung Banjir

id gunung mas, banjir, Gunung Mas Dikepung Banjir

Tampak ruas jalan di wilayah Kecamatan Rungan yang terendam banjir, Jumat (12/1/18). (Ist)

Kuala Kurun (Antaranews Kalteng)  - Meningkatnya debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan dan Rungan, mengakibatkan puluhan rumah di beberapa kecamatan terendam, seperti Tewah, Kurun, dan Rungan. Ketinggian air di beberapa tempat berkisar 50 cm hingga satu meter.

"Di Kecamatan Kurun,  banjir merendam 78 buah rumah warga yang dihuni 85 kepala keluarga dan badan jalan yang terletak di RT 04, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir. Ketinggian air pun mencapai 90 cm," ungkap Kapolres Gunung Mas (Gumas) AKBP Yudi Yuliadin melalui Kapolsek Kurun Iptu I Made Sutha, Jumat.

Ia mengatakan, akibat banjir tersebut berdampak pada akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, serta menganggu aktivitas warga sekitar. Pihaknya pun mengimbau kepada warga agar waspada dan berhati-hati terhadap aliran listrik, karena dapat menyebabkan kecelakaan.

"Khusus kepada orang tua agar memperhatikan anak mereka, jangan bermain di daerah banjir. Selain itu kepada pemilik kendaraan roda dua yang terparkir di dataran tinggi, agar selalu berjaga secara bergantian untuk mengantisipasi terjadinya curanmor," katanya,

Sementara itu, di Kecamatan Tewah, banjir merendam beberapa ruas jalan di wilayah tersebut. Diantaranya Jalan Hentak dengan kedalaman 50 cm, Jalan Perintis RT 19 sekitar 1,5 meter, Jalan Menteng kedalaman sekitar 80 cm, dan Gang Polong dengan kedalaman mencapai 60 cm.

"Banjir yang terjadi tersebut juga mengakibatkan arus transportasi dari Tewah menuju Kahayan Hulu Utara tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat," ucap Kapolsek Tewah Ipda Priyo Mulyono.

Untuk itu, ia pun meminta kepada warga di sekitar banjir agar selalu tetap waspada apabila ada kenaikan debit air susulan, akibat curah hujan atau kiriman dari Kecamatan Kahayan Hulu Utara.

"Sekarang ini, debit air di DAS Kahayan naik sekitar dua meter dan sudah ada rumah warga yang terendam banjir. Kita pun meminta untuk selalu menjaga peralatan elektronik yang ada di dalam rumah jangan sampai terendam," katanya.

Di wilayah barat, khususnya di Kecamatan Rungan, hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir ini yang mengakibatkan debit air di DAS Rungan dan Bunut naik sekitar 50 cm dari batas normal.

"Kita perkirakan apabila curah hujan semakin meningkat, maka debit air pun akan lebih naik lagi. Saat ini, personel Polsek Rungan terus melakukan pemantuan debit air tersebut," terang Kapolsek Rungan Ipda Marolop Purba.

Terpisah, berdasarkan pantauan pada Jumat (12/1) sekitar Pukul 08.00 WIB, debit air di daerah hulu, tepatnya di Kecamatan Kahayan Hulu Utara mulai turun dan normal seperti biasa. Ini tentunya berdampak baik terhadap daerah-daerah yang berada di hilir seperti Kecamatan Kurun, Mihing Raya, dan Sepang.

"Untuk ruas jalan yang terendam, saat ini sudah surut dan bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan empat," pungkas Kapolsek Kahayan Hulu Utara Iptu Untung Basuki.


Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar