
Serapan APBD Seruyan jauh dari harapan

Kuala Pembuang (Antaranews Kalteng) - Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada triwulan pertama tahun ini dinilai sangat minim dan jauh dari yang diharapkan.
"Realisasi penyerapan anggaran triwulan pertama jauh dari harapan," kata Penjabat Sementara Bupati Seruyan Leonard S Ampung saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah Triwulan I dan Rapim Tepra di Kuala Pembuang, Senin.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam forum rapat, secara keseluruhan pada triwulan pertama 2018 realisasi keuangan hanya sebesar 6,96 persen dan fisik 10,46 persen dari pagu APBD Seruyan Rp1,172 triliun.
Jika dilihat realisasi belanja berdasarkan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD), dari 43 SOPD di lingkup Pemkab Seruyan, 42 SOPD realisasinya masih di bawah 25 persen, dan hanya ada satu SOPD yang realisasinya di atas 25 persen.
Tiga SOPD dengan realisasi terendah yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sebesar 7,21 persen dari pagu anggaran Rp257 miliar, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan 7 persen dari pagu Rp20,3 miliar, Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UMKM 6 persen dari pagu Rp29,8 miliar.
Sementara, tiga SOPD dengan realisasi belanja tertinggi, DPRD Seruyan sebesar 28 persen dari pagu anggaran Rp13,8 miliar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 24 persen dari pagu Rp4,7 miliar, Kecamatan Danau Sembuluh 24 persen dari pagu Rp2,7 miliar.
Dari hasil evaluasi, rendahnya realisasi serapan anggaran terjadi karena masih banyaknya pekerjaan pengadaan barang dan jasa belum dilelang, terutama pekerjaan pada SOPD dengan pagu anggaran yang besar sehingga sangat berpengaruh terhadap serapan anggaran pembangunan secara keseluruhan.
Bahkan, dari 154 paket pekerjaan pengadaan barang dan jasa, ada 55 paket yang sampai sekarang belum dilelang, dan ini sangat berpengaruh terhadap serapan anggaran Seruyan.
Leonard menegaskan, sejak awal bertugas pada Februari 2018, dirinya sudah menginstruksikan agar SOPD memacu serapan anggaran dengan mempercepat proses lelang serta mempercepat pelaksanaan fisik di lapangan.
"Saya sudah minta SOPD yang lambat melakukan lelang segera melaporkan, sehingga bisa diketahui kendalanya dan solusi apa, agar pada triwulan dua dan tiga, serapan anggaran akan meningkat," katanya.
Pewarta : Fahrian Adriannoor
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
