
Barito Utara seleksi maskot flora-fauna daerah

Muara Teweh (Antaranews Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, kini melakukan seleksi terhadap sayembara maskot flora dan fauna yang telah diusulkan masyarakat kepada panitia.
"Dari 36 jenis flora yang masuk berhasil ditapis atau disaring menjadi tujuh jenis dan 21 jenis fauna diseleksi menjadi dua jenis yang nantinya diseleksi kembali untuk ditetapkan menjadi maskot daerah," kata Kepala Dinas Lingkunga Hidup Barito Utara Suriawan Prihandi di Muara Teweh, Rabu.
Menurut Suriawan, tujuh jenis flora yang disaring itu antara lain Bawang Dayak, Karantungen, Anggrek Tebu, Tabat Barito, Tengkawang dan Mata Kucing, sedangkan dua fauna yakni Saluang Teweh dan Rusa Kalimantan.
Hasil penapisan ini akan diseleksi lagi, peserta yang sudah tersaring akan mempresentasikan flora dan fauna usulannya mengenai makna dan aspek filosofis nya dalam acara simposium yang nanti digelar pada Juli 2018 nanti dengan menghadirkan para pakar dan tokoh masyarakat.
"Hasil penyaringan awal ini dilakukan dengan rapat bersama panitia guna menjadi bahan seleksi tahap selanjutnya," katanya.
Suriawan mengatakan dengan pengumuman dan sayembara maskot untuk daerah ini diharapkan, maskot daerah yang nanti akan terpilih dapat menjadi kebanggaan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Penetapan kriteria maskot Kabupaten Barito Utara dalam rangka menindaklanjuti keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 1989 tentang Pedoman Penetapan Identitas Flora dan Fauna Daerah.
"Maskot yang terpilih nanti sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat untuk dapat berperan serta dalam menjaga dan melestarikan ciri khas daerah. Serta sebagai promosi kepariwisataan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan, pembudidayaan dan pelestarian maskot kabupaten," ujar Suriawan.
Pewarta : Kasriadi
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
