Logo Header Antaranews Kalteng

DPRD minta PDAM Sampit tingkatkan pelayanan

Minggu, 24 Februari 2019 17:31 WIB
Image Print
Ketua DPRD Kotawaringin Timur H Muhammad Jhon Krisli. (Foto Antara Kalteng/Untung Setiawan)

Sampit (Antaranews Kalteng) - DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, meminta agar perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Mentaya Sampit meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Muhammad Jhon Krisli di Sampit, Minggu mengatakan, wajar jika perusahaan milik daerah itu dituntut untuk terus meningkatkan pelayanan, karena perusahaan itu dibiayai oleh APBD yang berasal dari uang rakyat.

"Kami berharap PDAM untuk tidak mengejar keuntungan saja, namun kami ingin PDAM lebih mengutamakan pada pelayanan terhadap masyarakat," tambahnya.

Dikatakannya, PDAM Tirta Mentaya Sampit setiap tahun mendapat alokasi dana dari APBD, sehingga sudah sewajarnya pelayanan harus menjadi target utama.

"Selama ini pelayanan PDAM Sampit banyak dikeluhkan masyarakat karena air tidak lancar, kualitas air yang buruk dan sebagainya. Ke depan, permasalahan dan keluhan masyarakat tersebut harus bisa diatasi dan ditangani secara profesional," ucapnya.

Menurut Jhon, sebelumnya salah satu permasalahan air PDAM tidak lancar mengalir karena pasokan listrik dari PLN sedang bermasalah atau terjadi pemadaman, sementara PDAM tidak memiliki pembangkit listrik sendiri.

"Mulai tahun 2019 ini PDAM Sampit sudah membeli mesim pembangkit listrik sendiri sebagai upaya mengantisipasi adanya pemadaman aliran listrik sewaktu-waktu dari PLN. Mesin tersebut dibeli menggunakan dana APBD," terangnya.

Jhon juga meminta kepada PDAM Tirta Mentaya Sampit untuk mendata dan memetakan wilayah yang sering mengalami gangguan yakni air tidak mengalir lancar.

"Tidak ada alasan lagi air tidak mengalir karena adanya pemadaman aliran listrik dari PLN karena sekarang PDAM telah memiliki pembangkit listrik sendiri," tegasnya.

Jhon juga berharap dengan terus membaiknya pelayanan kepada pelanggan, ke depan PDAM Sampit juga dapat melayani penyambungan jaringan baru yang saat ini daftar tunggunya mencapai ribuan.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang saat ini menjadi pelanggan PDAM untuk secara rutin membayar tagihan penggunaan air PDAM agar pihak manajemen PDAM tidak terus merugi," demikian Jhon Krisli.



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026