Kasihan! Demi penuhi kebutuhan, warga pesisir Pulpis harus membeli air bersih

id Dprd pulpis, pulpis, pulang pisau, pesisir, air bersih, krisis, karhutla, kemarau, kebakaran hutan, kebakaran lahan, legislator, legislatif

Kasihan! Demi penuhi kebutuhan, warga pesisir Pulpis harus membeli air bersih

Ilustrasi air bersih. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Pulang Pisau (ANTARA) - Legislator Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Suhardi mengungkapkan saat ini warga di daerah pesisir sudah mulai membeli air bersih untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari.

“Musim kemarau yang panjang ini membuat air di wilayah pesisir berubah menjadi asin dan warga pun terpaksa membeli air untuk minum dan memasak,” katanya di Pulang Pisau, Senin.

Wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Kahayan Kuala dan Sebangau Kuala itu mengungkapkan, terbatasnya ketersediaan air bersih tersebut menjadi pemandangan umum di setiap tahunnya.

Menurutnya, mungkin tidak masalah bagi warga yang mampu membeli air bersih, tetapi bagaimana nasib masyarakat yang secara ekonomi tidak berkecukupan.

Pihaknya mendorong pemerintah kabupaten, agar bisa memberikan solusi terhadap permasalahan dan kendala yang dihadapi masyarakat di wilayah pesisir. Saat musim kemarau, kantong-kantong atau tempat penampungan air menjadi kering dan belum bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat setempat.

Masyarakat terpaksa membeli air bersih dari luar daerah dengan kebutuhan yang terus meningkat selama musim kemarau. Sementara bantuan air bersih dari pemerintah melalui PDAM yang diharapkan masyarakat, masih belum ada sampai saat ini.

“Paling tidak pemerintah setempat memberikan sesuatu yang bisa meringankan beban masyarakat terhadap kebutuhan air bersih ini,” harap Suhardi.

Musim kemarau dan asap dari kebakaran hutan dan lahan tentu membawa dampak negatif terhadap perekonomian masyarakat. Penghasilan menurun dengan beban pengeluaran untuk kehidupan sehari-hari terus meningkat. Tentunya kondisi tersebut harus bisa diantisipasi oleh pemerintah.

Selaku anggota legislatif dirinya juga akan mendukung program atau kebijakan pemerintah kabupaten yang bisa meringankan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang saat ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Suhardi juga berharap PDAM setempat bisa mengantisipasi kebutuhan masyarakat terhadap air bersih, dengan membantu mengirimkan air bersih ke sejumlah daerah yang membutuhkan secara berkala. Hal tersebut sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kabupaten, dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.