Lima langkah sederhana cegah klaster keluarga

id Reisa Broto Asmoro,Lima langkah sederhana cegah klaster keluarga,Juru bicara Pemerintah untuk penanganan COVID-19

Lima langkah sederhana cegah klaster keluarga

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jumat (18/9/2020). (Biro Pers Istana)

Jakarta (ANTARA) - Juru bicara Pemerintah untuk penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan terdapat lima langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya klaster keluarga dalam pandemi COVID-19.

"Saya simpulkan ada lima langkah sederhana untuk melindungi keluarga kita yang ada di rumah," kata Reisa sebagai bentuk kesimpulan dalam perbincangannya dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak I Gusti Ayu Bintang Puspayoga di Jakarta, Jumat.

Kelima langkah itu, pertama, pahami betul cara penularan COVID-19.

Baca juga: 72 persen pasien COVID-19 di Indonesia sembuh

Kedua, selalu ikuti protokol kesehatan, termasuk protokol kedatangan saat tiba di rumah.

Ketiga, harus mengetahui kondisi kesehatan setiap anggota keluarga di rumah, termasuk harus memakai masker bagi yang sakit dan yang merawat.

Keempat, pastikan gizi seimbang dan melakukan olahraga rutin bersama keluarga di rumah.

Baca juga: Bersepeda jaga jarak 20 meter di tengah pendemi COVID-19, kata gugus tugas

Kelima, di tengah banyaknya informasi, ciptakan suasana tenang di rumah, berantas berita hoaks dan menjauhi sumber kepanikan.

Raisa menyampaikan berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan Kemenkes terdapat 1.100 klaster yang sebagian merupakan klaster keluarga.

Klaster keluarga muncul, katanya, dengan penyebaran karena satu anggota keluarga terpapar COVID-19 di luar rumah.

Baca juga: Orang risiko tinggi COVID-19 disarankan olahraga di rumah

Baca juga: Tak semua kerumunan jadi sasaran tes cepat COVID-19