Mobil gerai vaksin dukung percepatan pencapaian 'herd immunity'

id Mobil gerai vaksin dukung percepatan pencapaian 'herd immunity', Kalteng, Polda, Polda Kalteng, polisi, presisi, Palangka raya

Mobil gerai vaksin dukung percepatan pencapaian 'herd immunity'

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo (kiri) berkunjung ke kantor Kelurahan Bukit Tunggal yang melaksanakan vaksinasi massal serta melihat kondisi mobil gerai vaksin presisi milik Polresta Palangka Raya, Rabu (13/10/2021). ANTARA/HO-Humas Polda Kalteng

Palangka Raya (ANTARA) - Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, mobil gerai vaksin presisi Polresta Palangka Raya hadir di tengah masyarakat, bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan "herd immunity" atau kekebalan kelompok di daerah itu.

"Mobil gerai vaksin presisi ini akan keliling di Kota Palangka Raya untuk mendatangi masyarakat pinggiran, pedagang pasar atau melayani masyarakat yang belum melakukan vaksinasi," katanya usai meninjau kegiatan vaksinasi massal di Kelurahan Bukit Tunggal, Rabu.

Jenderal berpangkat bintang dua itu menuturkan dengan adanya mobil gerai vaksin presisi tentunya sangat efektif membantu warga yang jauh dari perkotaan yang belum dilakukan vaksinasi.

Kegiatan jemput bola program vaksin itu diharapkan agar tidak ada lagi warga yang tidak divaksinasi sehingga masyarakat di kota semuanya sudah divaksin.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Polresta Palangka Raya terkait dengan mobil gerai vaksin ini. Itu sangat efektif untuk menjangkau masyarakat pinggiran," beber Kapolda.

Dedi meminta dukungan dari seluruh masyarakat guna mempercepat pencapaian target vaksin sehingga tren positif yakni penurunan kasus COVID-19 akan terus terjadi.

Baca juga: Wali Kota Palangka Raya komitmen wujudkan masyarakat 'smart'digital

Pihaknya juga berjanji akan terus berupaya untuk menggandeng masyarakat dalam mempercepat vaksinasi di Kalteng. Menurutnya dengan dibantu masyarakat, target vaksin akan cepat tercapai.

"Kami gencar melaksanakan vaksinasi di seluruh daerah, namun jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan biarpun sudah banyak masyarakat yang divaksin, karena penularan virus tersebut tetap bisa terjadi meski sudah vaksin," ungkap Dedi.

Berdasarkan hasil evaluasi pihaknya beberapa hari ini, kondisi penyebaran virus COVID-19 memang sudah melandai. Bahkan angka penyebaran virus tersebut tidak tinggi dibandingkan beberapa bulan yang lalu.

Meski begitu, pemerintah juga terus mengantisipasi terjadinya lonjakan penularan, terutama di gelombang ketiga yang dinilai rawan terjadi ketika menjelang libur Natal dan tahun baru nanti seiring akan meningkatnya mobilitas penduduk.

Baca juga: Danrem 102/Pjg resmi menyandang pangkat jenderal bintang satu

Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2021