
Kadin Kalteng: Pengalihan subsidi BBM sudah semestinya dilakukan
Jumat, 2 September 2022 16:50 WIB

Palangka Raya (ANTARA) -
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Tengah, Rahmat Nasution Hamka mengatakan, kalangan dunia usaha menilai pengalihan subsidi energi seperti halnya subsidi bahan bakar minyak (BBM) sudah semestinya dilakukan.
Rahmat Hamka di Palangka Raya, Jumat, mengatakan, salah satu penyebab dugaan penyimpangan subsidi selama ini, karena diberikan kepada barang.
"Semestinya ini harus diubah. Jadi orientasi subsidi bukan lagi ke barang, tapi kepada orang per orang, sehingga lebih tepat sasaran, subsidi betul-betul diterima oleh orang yang tepat membutuhkan," jelasnya.
Dia menuturkan, subsidi BBM bisa dialihkan ke sektor lain seperti dalam bentuk Bantuan Sosial terhadap masyarakat yang memerlukan.
Oleh karena itu, pihaknya turut mendukung kebijakan pengalihan subsidi BBM oleh pemerintah dengan diiringi penyediaan skema bantuan lain.
"Tentu hal tersebut akan secara langsung berdampak positif dan akan diterima masyarakat dengan tepat sasaran," ucapnya.
Di sisi lain, menurutnya untuk kalangan dunia usaha, pengalihan subsidi BBM juga diharapkan dapat memberi kepastian dan kelancaran dalam menjalankan aktivitas usaha mereka.
“Kalau di kita (pengusaha) ini kan inginnya ada kepastian saja. Karena kepastian ini kan memengaruhi perhitungan biaya operasional," terang Rahmat Hamka.
Baca juga: Kalteng fasilitasi pembuatan merek dagang guna menaikkan daya saing IKM
Dia menjabarkan, bagi para pengusaha, sesungguhnya berharap subsidi bisa tepat sasaran. Sebab yang terjadi saat ini, diduga banyak subsidi yang tidak tepat sasaran.
“Misalnya, kita akui ada BBM subsidi yang ternyata digunakan untuk industri. Ulah oknum-oknum nakal ini kan, merugikan pengusaha lainnya yang taat aturan yang selalu menggunakan BBM industri untuk operasional mereka," jelasnya.
Ada juga misalnya, mobil-mobil mewah yang menggunakan BBM subsidi. Lantaran subsidinya ke barang, jadi peluang penyimpangannya pun relatif lebih besar, sehingga hal-hal seperti ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk mengatasinya.
Dia pun mengajak semua elemen masyarakat mendukung upaya pemerintah dalam menyesuaikan subsidi BBM agar lebih tepat sasaran dan diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang memerlukan.
“Kami mengajak semua elemen masyarakat memberikan dukungan, karena pengalihan subsidi BBM tidak semata merugikan masyarakat," katanya.
Dia menyebut berkaitan subsidi maupun bantuan sosial, pihaknya juga meminta agar pemerintah melalui seluruh jajaran terkait, melakukan pendataan secara komprehensif dan memperbaharui basis data penerima, agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
“Sekali lagi ini yang terpenting yakni basis data, supaya subsidi itu tepat sasaran," ucapnya.
Baca juga: Kalteng gunakan strategi 4K untuk kendalikan inflasi
Baca juga: Kalteng libatkan pemuda cegah radikalisme dan terorisme
Baca juga: Gubernur Kalteng beri bonus pemenang kejuaraan balap sepeda 2022
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
