Logo Header Antaranews Kalteng

Satlantas Polres Kotim kawal lalu lintas di area Jembatan Sei Lenggana

Sabtu, 30 Agustus 2025 13:43 WIB
Image Print
Personel Satlantas Polres Kotim mengawal lalu lintas di sekitar area Jembatan Sei Lenggana yang sedang diperbaiki belum lama ini. (ANTARA/HO-Polres Kotim)

Sampit (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah memberi perhatian serius terhadap perbaikan Jembatan Sei Lenggana, lantaran kegiatan itu berdampak langsung terhadap kelancaran lalu lintas.

“Sehubungan dengan perbaikan Jembatan Sei Lenggana kami mengerahkan personel untuk berjaga secara bergantian setiap hari," kata Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, sebagaimana disampaikan Kasat Lantas AKP Hariyanto di Sampit, Sabtu.

Dia menjelaskan, penjagaan dan pengaturan arus lalu lintas ini merupakan salah satu upaya mencegah kemacetan lalu lintas di area setempat karena jembatan diperbaiki.

Ia memaparkan, sejak akhir Juli 2025 proyek perbaikan Jembatan Sei Lenggana yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 21 dari arah Kota Sampit ke Kota Pangkalan Bun dimulai.

Kegiatan ini dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah, karena jalan tersebut berstatus jalan nasional.

Baca juga: Polres Kotim optimalkan Tim Presisi Reaksi Cepat cegah aksi premanisme

Kendati demikian, pemerintah daerah atau dalam hal ini Dishub Kotim bersama Satlantas Polres Kotim tetap memberikan dukungan demi kelancaran pekerjaan dengan melakukan rekayasa lalu lintas.

"Dengan adanya kegiatan tersebut, kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam berkendara khususnya pada saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 21 sekitar Jembatan Sei Lenggana,” ujarnya.

Ia melanjutkan, selama pengerjaan itu akses Jembatan Sei Lenggana ditutup total dan sebagai gantinya disiapkan jembatan alternatif di sisi kanan jalan dan diberlakukan sistem buka tutup mengingat kapasitas jembatan alternatif yang tidak sekuat jembatan permanen.

Adanya sistem buka tutup jalan otomatis kecepatan lalu lintas di area tersebut melambat, ditambah lagi kepadatan lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman yang merupakan jalan Trans Kalimantan itu maka potensi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban lalu lintas sangat mungkin terjadi.

Diharapkan, kehadiran personel Satlantas Polres Kotim mampu menekan potensi gangguan tersebut dan sehingga pengendara tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam berlalu lintas.

Dijelaskan dia, pengamanan dan pengaturan lalu lintas terus dilakukan dan bergantian sampai dengan pembangunan Jembatan Sei Lenggana selesai sepenuhnya.

"Kami berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya pengguna jalan yang melintas di wilayah hukum Polres Kotim,” demikian Hariyanto.

Baca juga: Polres Kotim ajak masyarakat cegah kekerasan terhadap perempuan dan anak

Baca juga: Tim gabungan cari ABK tenggelam di Sungai Cempaga

Baca juga: Lapas jadikan olahraga sebagai sarana pembinaan kepribadian



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026