Logo Header Antaranews Kalteng

Pemerintah diminta atasi distribusi MBG di bantaran sungai Palangka Raya

Rabu, 10 September 2025 18:10 WIB
Image Print
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya Hasan Busyairi. ANTARA/Rajib Rizali.

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Hasan Busyairi mengingatkan sekaligus meminta kepada pemerintah setempat, agar segera mengatasi pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sekolah yang berada di bantaran sungai.

"Program ini pada dasarnya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah. Jadi, jangan sampai mereka yang berada di kawasan terpencil atau bantaran sungai terabaikan," katanya di Palangka Raya, Rabu.

Hasan pun menekankan perlu adanya solusi konkret, agar anak-anak di wilayah tersebut tetap mendapatkan hak yang sama.
Sebab, tidak adil jika peserta didik di bantaran sungai tertinggal dalam penerimaan manfaat MBG hanya karena faktor jumlah siswa.

Legislator Palangka Raya ini mengatakan, keberadaan Satgas Percepatan Penyelenggaraan MBG yang akan dibentuk Pemerintah Kota Palangka Raya harus mampu menghadirkan inovasi.

"Satgas jangan hanya fokus ke sekolah dengan jumlah siswa besar, tapi harus juga mencari terobosan. Misalnya dengan sistem distribusi bersama atau dapur induk yang bisa melayani beberapa sekolah kecil," ujarnya.

Dewan juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, seperti BGN, SPPG hingga melibatkan swasta agar program tetap berjalan efektif.

Baca juga: DPRD Palangka Raya soroti pemangkasan TKD 2026

Sementara, lanjut Hasan, DPRD Kota Palangka Raya siap mendukung dari sisi regulasi maupun anggaran jika memang dibutuhkan. Dengan langkah-langkah tersebut, DPRD berharap pelaksanaan MBG bisa merata di seluruh wilayah Kota Palangka Raya.

"Intinya, semua anak sekolah tanpa terkecuali harus merasakan manfaat dari program MBG ini. Tidak boleh ada diskriminasi hanya karena perbedaan lokasi atau jumlah siswa," ujarnya.

Hasan juga mengingatkan, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari banyaknya penerima, tetapi juga dari kualitas gizi yang benar-benar diterima anak-anak.

"Asupan makanan yang sehat, seimbang, dan higienis sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang peserta didik, apalagi bagi mereka yang tinggal di kawasan terpencil," demikian Hasan.

Baca juga: DPRD Palangka Raya dorong kenaikan anggaran pada lima OPD

Baca juga: DPRD apresiasi inflasi Palangka Raya di bawah rata-rata nasional

Baca juga: Waket II DPRD Palangka Raya minta warga waspada DBD di musim penghujan



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026