Logo Header Antaranews Kalteng

UPR-DPMD Pulang Pisau kaji penguatan ekonomi Kopdes dan BUMDes

Minggu, 14 September 2025 06:56 WIB
Image Print
Kepala DPMD Pulang Pisau, Herman Wibowo. (ANTARA/Dita Marsena)

Pulang Pisau (ANTARA) - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Herman Wibowo mengatakan pihaknya melakukan kajian bersama tim Universitas Palangka Raya (UPR) terkait Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penguatan ekonomi desa.

"Kajian tersebut difokuskan pada pendampingan lembaga ekonomi desa di tujuh desa percontohan, agar memiliki pola pengelolaan ekonomi lebih baik," kata Herman Wibowo di Pulang Pisau, Sabtu.

Hasil kajian bersama UPR ini, paparnya, akan diekspos secara terbuka sebagai desa percontohan yang bisa diterapkan di desa-desa lain di Pulang Pisau sehingga didapat panduan praktis dalam mengembangkan sinergi ekonomi desa.

“Kami berharap percontohan di tujuh desa mampu memberi inspirasi luas kepada desa-desa lain,” ujarnya.


Baca juga: Bapenda Pulang Pisau pindahkan pelayanan ke Mal Pelayanan Publik

Dirinya menyampaikan dengan langkah ini, ekosistem ekonomi desa diharap terbangun kuat melalui sinergi antara BUMDes, Kopdes, serta Usaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

“Kajian ini bertujuan memastikan seluruh lembaga ekonomi desa saling melengkapi, dengan sinergi yang tepat, desa bisa lebih mandiri dan berdaya dalam pengembangan ekonomi masyarakat,” terangnya.

Dikatakan Herman, BUMDes dapat membantu desa menghasilkan pendapatan sendiri, mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari pemerintah pusat atau daerah.

"Diharap BUMDes menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan memanfaatkan potensi dan aset yang ada," jelasnya.

Herman menegaskan keberadaan Kopdes yang merupakan entitas baru tidak dimaksudkan untuk melemahkan BUMDes, melainkan justru memperkuat dan memperluas cakupan ekonomi di desa.

Ia menjelaskan Kopdes diarahkan sebagai penghubung rantai pasok, sementara BUMDes berperan sebagai pengelola aset desa.

“Kopdes diharap juga menjadi penggerak tambahan yang menyehatkan ekonomi masyarakat desa, sementara BUMDes tetap berperan sentral dalam mengelola potensi desa agar manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat setempat,” demikian Herman Wibowo.

Baca juga: Bapenda Pulang Pisau optimalisasi PAD disertai gerakan sosial keagamaan

Baca juga: Wakil Bupati Pulang Pisau minta TPPS bekerja keras turunkan stunting

Baca juga: MBG Pulang Pisau tahap pertama ditarget 1.604 penerima manfaat



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026