
Bupati Gumas ingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor percepat penurunan stunting

Kuala Kurun (ANTARA) - Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Jaya S Monong menegaskan pemerintah, baik itu pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten komitmen untuk mempercepat penurunan angka prevalensi stunting.
“Untuk itu perlu kolaborasi dan sinergi lintas sektor dengan berbagai program yang dapat menyentuh langsung kelompok sasaran,” ucapnya saat membuka rapat koordinasi percepatan penurunan stunting, di Kuala Kurun, Jumat.
Ia menyebut, berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka prevalensi stunting di kabupaten bermoto ‘Habangkalan Penyang Karuhei Tatau’ pada 2024 adalah sebesar 14,1 persen.
Agar angka tersebut dapat semakin turun, perlu dilakukan upaya mendorong dan menguatkan konvergensi antarprogram lintas sektoral dari berbagai pemangku kepentingan terkait, termasuk pemetaan, perencanaan, penganggaran, dan penyusunan rencana kerja.
Salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut adalah rapat koordinasi yang memuat kegiatan rembuk stunting, sebagai wadah untuk membahas dan mendiskusikan bersama delapan aksi konvergensi stunting.
Baca juga: Belasan anggota Kwarcab Pramuka Gumas terima Lencana Pancawarsa
Melalui diskusi yang terarah dan partisipatif diharap dapat memperoleh komitmen bersama, serta langkah-langkah konvergensi yang konkret dalam penanganan stunting di Gumas.
Selain itu, pemetaan kegiatan dan penganggaran juga menjadi aspek yang sangat penting dan harus dipersiapkan bersama, sebagai dasar dalam mendorong percepatan penurunan stunting secara efektif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Bupati yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Gumas Efrensia LP Umbing menyampaikan, pada 2025 ini TPPS telah melakukan berbagai kegiatan, guna mempercepat penurunan angka prevalensi stunting di daerah setempat.
Berbagai kegiatan yang dimaksud antara lain analisis situasi, rakor baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, pelatihan, gerakan aktifkan posyandu, penyerahan bantuan alat teknologi tepat guna bagi posyandu dan dasawisma, dan seterusnya.
“Dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan diharapkan prevalensi stunting di kabupaten yang kita cintai ini akan terus menurun,” demikian Efrensia.
Baca juga: Genre Gumas berperan wujudkan generasi muda berencana
Baca juga: Ketua DPRD Gunung Mas: Siaga hadapi bencana
Baca juga: Perkuat peran masyarakat cegah penyalahgunaan narkoba di Gunung Mas
Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
