
BNNP Kalteng tes urine wartawan usai liputan

Palangka Raya (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah melakukan tes urine secara mendadak terhadap sejumlah wartawan usai meliput kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi.
“Tes urine ini sebagai bentuk komitmen bersama. Kami ingin menunjukkan bahwa perang terhadap narkotika harus melibatkan semua pihak, termasuk rekan-rekan media,” kata Kepala BNNP Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Mada Roostanto, melalui Kepala Bidang Berantas, Kombes Pol Ruslan Abdul Rasyid, Rabu.
Dia mengungkapkan, tes urine tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah Kalimantan Tengah.
Kegiatan itu juga menjadi bentuk sinergi antara BNN dengan insan pers dalam membangun komitmen bersama memerangi penyalahgunaan narkoba.
Menurut Ruslan, wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkotika serta berbagai langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat.
“Peran media sangat penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya narkoba sekaligus mendukung upaya pemberantasan yang kami lakukan,” ucapnya.
Baca juga: BNNP Kalteng musnahkan 1,8 kilogram sabu dan 786 ekstasi asal Sampit
Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya enam wartawan dari berbagai media mengikuti pemeriksaan urine yang dilakukan oleh tim Bidang Pemberantasan (Berantas) BNNP Kalimantan Tengah.
Proses pemeriksaan dilaksanakan dengan pengawasan petugas guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Tes urine ini juga menjadi simbol keterbukaan serta integritas dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan pemberantasan narkotika,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan wartawan yang mengikuti tes urine, Ferry Wahyudi, menyatakan dukungan terhadap langkah BNNP Kalimantan Tengah dalam memberantas peredaran narkotika di daerah tersebut.
“Tes urine ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen kami sebagai insan pers untuk bersama-sama mendukung BNNP Kalimantan Tengah dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Bumi Tambun Bungai,” demikian Ferry.
Baca juga: BNNP Kalteng bekuk warga Kotim simpan 1,8 kilogram sabu
Baca juga: Kapolda Kalteng dan pejabat utama jalani tes urine pastikan bersih narkoba
Baca juga: BNNP Kalteng bersama DAD kaji penerapan peradilan hukum adat dalam kasus narkoba
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
