Palangka Raya (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, menyatakan selama lima tahun terakhir, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) provinsi setempat menunjukkan tren peningkatan yang stabil.
Indeks Pembangunan Manusia Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2025 mencapai 74,86, capaian ini meningkat 0,58 poin atau 0,78 persen jika dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 74,28.
"Kenaikan IPM tersebut mencerminkan keberhasilan pembangunan di seluruh dimensi utama, yakni umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak," terang Kepala BPS Kalteng Agnes Widiastuti.
Baca juga: Guru di Kalteng saling berbagi cara pemanfaatan Kelas Digital Huma Betang
Pembangunan dari sisi dimensi pengetahuan menunjukkan sektor pendidikan memiliki peran penting dalam menopang perkembangan IPM di Kalteng.
"Peningkatan IPM Kalimantan Tengah 2025 tidak lepas dari fokus pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan manusia," kata Plt Kepala Disdik Kalteng Reza Prabowo.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran telah menjalankan berbagai kebijakan strategis melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng.
Baca juga: Kolaborasi lintas sektor cerdaskan generasi muda Kalteng
Program digitalisasi sekolah SMA/SMK/SKH menjadi salah satu langkah visioner untuk membangun ekosistem pendidikan berbasis teknologi.
Program tersebut meliputi, Penguatan infrastruktur TIK, seperti bantuan Starlink, panel surya, dan tv interaktif atau papan tulis interaktif.
Selain itu juga ada Integrasi platform pembelajaran digital, termasuk e-learning, aplikasi ujian online, dan sistem manajemen sekolah.
Peningkatan literasi digital guru dan siswa, melalui pelatihan coding, penggunaan AI, serta penerapan teknologi dalam pembelajaran interaktif.
Baca juga: Bunda PAUD Kotim terima penghargaan dari Mendikdasmen
Baca juga: Disdik Palangka Raya dorong guru adaptif dan visioner
Baca juga: Disdik Kota Palangka Raya: Program MBG dorong semangat belajar siswa
