
Ketua Komisi II DPRD Barut dukung pemkab tata kawasan kumuh

Muara Teweh (ANTARA) - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara Taufik Nugraha mendukung pemerintah daerah setempat yang mempersiapkan penataan kawasan kumuh serta pelebaran jalan di wilayah padat penduduk, khususnya di Kelurahan Lanjas dan Kelurahan Melayu.
"Saya memberikan apresiasi kepada Bupati dan jajaran yang telah turun langsung meninjau kondisi di lapangan. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat," kata Taufik Nugraha di Muara Teweh, Rabu.
Menurut dia, program tersebut merupakan kebijakan strategis yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang lebih tertata dan aksesibilitas transportasi yang lebih baik.
Peninjauan langsung menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa perencanaan pembangunan benar-benar sesuai kondisi faktual di lapangan.
"Penataan kawasan kumuh dan pelebaran jalan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempermudah mobilitas, terutama di wilayah dalam kota Muara Teweh yang semakin berkembang," kata dia.
Dalam proses peninjauan, pemerintah juga memetakan titik-titik prioritas yang membutuhkan penanganan segera. Selain fokus pada kawasan kumuh, pelebaran jalan dinilai krusial guna mengurangi kepadatan dan memperlancar arus kendaraan di jalur penghubung antarkelurahan.
Taufik berharap program tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan dampak besar bagi masyarakat, baik dari sisi estetika kota, kenyamanan permukiman, hingga peningkatan ekonomi lokal.
“DPRD Barito Utara tentu akan mendukung penuh program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Kami siap mengawal agar pembangunan ini tepat sasaran,” ucap Taufik Nugraha.
Dengan dukungan DPRD, pemerintah daerah optimistis bahwa penataan kawasan kumuh dan pelebaran jalan akan menjadi bagian penting dari pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Barito Utara.
Sebelumnya, Bupati Barito Utara Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan dan sejumlah pimpinan perangkat daerah, telah meninjau sejumlah titik strategis yang menjadi sasaran penataan, termasuk kawasan RT 4, RT 5, dan RT 6 Kelurahan Lanjas serta wilayah permukiman di Kelurahan Melayu.
Kepala Dinas Perkimtan Barito Utara, Junaidi, sebelumnya menyampaikan bahwa penataan kawasan kumuh di Kelurahan Lanjas akan mulai direalisasikan pada 2026, bersamaan dengan pengadaan lahan di sekitar Mapolres Barito Utara untuk penataan Kelurahan Melayu.
"Dokumen perencanaan seperti FS, AMDAL, dan DED disiapkan pada 2026, dengan target pelaksanaan fisik pada 2027 melalui skema multiyears," kata Junaidi.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
