Turunkan risiko penyakit jantung dan diabetes, dengan perawatan saluran akar

id saluran akar , penyakit jantung,Turunkan risiko, dan diabetes, dengan perawatan, kalteng

Turunkan risiko penyakit jantung dan diabetes, dengan perawatan saluran akar

Ilustrasi - Perawatan gigi di poli gigi Puskesmas Menteng, Jakarta Pusat. ANTARA/Sizuka/am.

Jakarta (ANTARA) - Sebuah penelitian menemukan bahwa perawatan saluran akar gigi berhasil dikaitkan dengan perbaikan gula darah, kolesterol, dan peradangan yang menjadi faktor kunci dalam risiko penyakit jantung dan diabetes.

Ditulis laman Everyday Health, Selasa (18/11), penulis utama dan dosen klinis endodontik (studi tentang isi gigi) di King's College London Sadia Niazi, PhD mengatakan perawatan saluran akar bukan hanya tentang menyelamatkan gigi tapi tentang melindungi kesehatan jangka panjang.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa mengobati gigi yang terinfeksi jauh lebih bermanfaat daripada sekadar meredakan nyeri. Hal ini dapat meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan,” kata Niazi.

Penelitian ini menangani kondisi periodontitis apikal yaitu peradangan lokal di sekitar gigi yang disebabkan oleh lubang yang dalam atau infeksi gigi. Ahli menjelaskan infeksi yang berkembang di gigi akan menyebabkan kerusakan gigi, penyakit gusi, dan terkadang penyebab infeksi dapat masuk ke aliran darah.

Kondisi ini diketahui memicu peradangan ringan yang berkelanjutan, jenis aktivitas imun yang dapat berdampak negatif pada cara tubuh memproses gula, dan bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Penelitian dengan mengambil sampel darah dari 65 orang dewasa yang dirawat di sebuah rumah sakit di Inggris menunjukkan adanya perbaikan metabolisme setelah perawatan akar, termasuk kadar glukosa dalam darah lebih baik, kolesterol dan asam lemak mengalami perbaikan, dan penanda peradangan yang dikaitkan dengan penyakit jantung lebih rendah seiring waktu.

Temuan ini konsisten dengan bukti yang ada bahwa kesehatan mulut yang buruk terkait dengan risiko sindrom metabolik yang lebih tinggi, kata Eleanor Levin, MD, seorang profesor klinis kedokteran kardiovaskular di Stanford Medicine di California.

"Kaitan yang umum adalah peradangan, dan ini menambah bukti bahwa mengurangi peradangan dapat memperbaiki penyakit metabolik," kata Dr. Levin, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

Niazi mengatakan diagnosis dan pengobatan infeksi saluran akar yang tepat waktu, baik yang bergejala maupun tidak, sangat penting untuk mengurangi risiko penyakit kronis.

Sementara Levin menyarankan untuk mengurangi risiko peradangan gigi dan penyakit kronis dengan sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berflouride, membersihkan gigi dengan benang gigi sekali sehari, pemeriksaan gigi secara teratur, batasi minuman dan makanan manis, berhenti merokok dan berolahraga.


Pewarta :
Editor : Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.