Jakarta (ANTARA) - Forum ilmiah bertajuk “Precision Therapy in Gastroenterology & Hepatology: From Basics to Practice” digelar di Jakarta pada 13-14 Desember 2025 untuk membahas pendekatan terapi presisi dalam penanganan penyakit saluran cerna dan hati.
Acara yang diselenggarakan Divisi Gastroenterologi-Hepatologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM itu menghadirkan pakar dari dalam dan luar negeri.
Ketua panitia dr. Juferdy Kurniawan, Sp.PD-KGEH mengatakan forum ini bertujuan meningkatkan pemahaman dokter spesialis penyakit dalam serta subspesialis gastroenterologi-hepatologi mengenai terapi presisi.
“Terapi presisi memungkinkan pengobatan yang lebih tepat sasaran berdasarkan profil genetik, molekuler, dan lingkungan pasien. Pendekatan ini semakin penting dalam menangani penyakit kompleks seperti kanker saluran cerna, hepatitis, hingga penyakit hati kronis,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.
Forum menghadirkan pembicara internasional seperti Prof. Grace Wong dari Chinese University of Hong Kong yang membahas terapi presisi pada hepatitis B, serta Prof. Shahid Khan dari Imperial College London yang mengupas kanker hati.
Dari dalam negeri, Prof. Irsan Hasan dan Prof. Rino Alvani Gani turut berbagi pengalaman klinis terkini.
Diskusi mencakup topik mulai dari dasar molekuler terapi presisi hingga aplikasi praktis di klinik, termasuk penggunaan biomarker, genomic profiling, dan targeted therapy.
Dr. Juferdy menambahkan bahwa forum ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman antarpraktisi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.
Acara diikuti ratusan dokter dari berbagai daerah, dengan sesi interaktif dan workshop untuk memperdalam pemahaman praktis.
