
Koinfeksi saluran napas tingkatkan keparahan penyakit

Jakarta (ANTARA) - Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. dr. Nastiti Kaswandani Sp.A(K) mengatakan penyebab infeksi penyakit yang lebih dari satu atau koinfeksi pada penyakit saluran napas dapat menyebabkan keparahan sakit yang lebih buruk bagi anak.
“Jadi, kalau lebih dari satu, namanya koinfeksi. Koinfeksinya ini apa saja? Koinfeksinya itu bisa dua macam virus, atau lebih bisa dua sampai tiga macam virus, bisa virus dengan bakteri, itu bisa terjadi,” kata Nastiti melalui acara diskusi “Mengenali dan mewaspadai superflu” yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin.
Nastiti mengatakan berdasarkan laporan penelitian yang didapati pada anak yang masuk rawat inap karena penyakit saluran napas seperti radang paru akut dengan gejala sesak sampai butuh oksigen, ketika ditelusuri patogen penyebab penyakitnya sering kali tidak hanya satu tapi dua atau tiga patogen.
Koinfeksi adalah konsep yang selalu terjadi pada penyakit saluran napas dan bisa ada lebih dari satu virus atau gabungan dengan bakteri.
Koinfeksi berulang dapat menyebabkan kerusakan silia atau epitel-epitel saluran napas yang berfungsi sebagai pembersih saluran napas dari cairan atau udara kotor seperti polutan atau asap rokok yang masuk.
Infeksi virus akan merusak epitel pembersih saluran napas sehingga lebih rentan terhadap kuman atau virus selanjutnya yang akan menyerang.
“Dan itu laporannya sudah banyak bahwa koinfeksi akan memperberat atau membuat keparahan. Biasanya, virus dulu kemudian koinfeksinya bisa bakteri. Misalnya, bakteri pneumokokus atau bakteri yang lainnya, itu sering terjadi karena si epitelnya dirusak oleh si infeksi virus pada saat awal,” kata Nastiti.Mengenai pencegahan penularan penyakit saluran pernapasan, Nastiti mengingatkan vaksinasi influenza yang beredar di Indonesia mencegah penularan cukup baik sekitar 62 persen, dan mencegah kematian lebih tinggi. Artinya jika tertular, tidak sampai berat hanya demam, batuk, pilek, dan tidak sampai pada gejala sesak napas atau memerlukan perawatan di rumah sakit.
Pewarta : Fitra Ashari
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
