
Mahasiswa KKN FKIP UMPR 2025 edukasi Gen-z bahaya seks bebas

Palangka Raya (ANTARA) - Mahasiswa yang tengah melaksanakan program kerja KKN dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (FKIP UMPR) 2025 melaksanakan edukasi terhadap Generasi Z di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Program ini dilaksanakan kelompok kelas daerah Pulang Pisau melalui dua workshop yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja dan pendidik di wilayah tersebut," kata Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Misyanto MPd di Palangka Raya, Selasa.
Dia menerangkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UMPR dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan pendidikan di Pulang Pisau.
"Workshop pertama ini bertema Pencegahan Seks Bebas di Kalangan Remaja. Dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pulang Pisau, diikuti oleh sekitar 100 peserta. Dilaksanakan pada Rabu 19 November 2025," katanya.
Melalui edukasi tersebut pihaknya berharap meningkatkan pemahaman para siswa tentang pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif dan bahaya seks bebas di kalangan remaja.
"Workshop ini adalah salah satu upaya untuk memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya pengendalian diri dan dampak buruk seks bebas. Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat lebih bijak dalam menjalani kehidupan sosial mereka," katanya.
Selanjutnya workshop kedua yang dilaksanakan pada Jumat 21 November 2025 dengan bertema Tantangan Pendidikan di Era Gen Z diadakan di MAN 1 Pulang Pisau, yang dihadiri oleh 140 peserta.
Workshop ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para pendidik dan peserta didik mengenai tantangan pendidikan di zaman sekarang dan bagaimana cara menghadapinya dengan memanfaatkan teknologi serta pendekatan yang sesuai dengan karakteristik generasi Z.
Para peserta workshop menyatakan antusiasme yang tinggi terhadap acara yang dikemas secara interaktif, edukatif dan sesuai dengan karakter generasi Z.
Selain materi yang bermanfaat, peserta juga menikmati berbagai kegiatan seperti games, menyanyi bersama dengan pemateri, dan kegiatan seru lainnya yang membuat suasana semakin hidup.
Panitia juga menyiapkan dorprize untuk menambah semangat peserta, dan setiap peserta mendapatkan sertifikat sebagai tanda apresiasi terhadap partisipasi mereka dalam kegiatan workshop.
Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pulang Pisau Bidang Kesiswaan, Ririn Hariyanti, SPd memberikan apresiasi kegiatan tersebut.
"Kami mendukung penuh kegiatan ini karena sangat relevan dengan kebutuhan siswa di zaman sekarang. Selain itu, kegiatan seperti ini juga dapat memberikan keterampilan hidup yang berguna bagi mereka di masa depan," ujarnya.
Wakamad Kesiswaan, Sudarto MAN 1 Pulang Pisau SPdI MPd, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam bagi para peserta.
"Workshop ini sangat penting untuk menyiapkan para peserta didik menghadapi dunia pendidikan yang terus berkembang, terutama di era digital yang penuh tantangan," katanya.
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMPR, Dr (Cand) Hendri MPd, turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.
"UMPR senantiasa berkomitmen untuk berkontribusi positif dalam dunia pendidikan, baik di kota maupun daerah," katanya.
Menurut dia, program KKN ini adalah salah satu cara untuk menyentuh langsung masyarakat dan memberikan edukasi yang relevan dengan tantangan zaman.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi peserta, serta mempererat hubungan antara UMPR, sekolah, dan masyarakat setempat.
Workshop ini juga menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi UMPR dalam menciptakan generasi muda yang peduli terhadap isu-isu sosial dan pendidikan di era digital.
Baca juga: Dosen Fakultas Hukum UMPR penyuluhan hukum di pondok pesantren
Baca juga: Mahasiswa FKG UMPR ikuti penguatan kesehatan mental
Baca juga: Mahasiswa FH UMPR dalami hukum adat lewat studi lapangan
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
