Palangka Raya (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menempatkan konsolidasi internal sebagai langkah awal sebelum menetapkan target prestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
Sekretaris Umum KONI Kota Palangka Raya Karuhei TN Asang, di sela rapat kerja, Senin, mengatakan pihaknya ingin memastikan seluruh cabang olahraga memiliki kesiapan yang terukur sebelum memasuki tahapan seleksi kota (selekot).
“Kita tidak ingin terburu-buru menetapkan target tanpa melihat kesiapan cabang olahraga (cabor). Minggu depan kita rapat dulu dengan seluruh cabor untuk membahas persiapan selekot. Setelah itu baru selekot diumumkan," kata Karuhei.
Dia menuturkan, terdapat 31 cabang olahraga yang resmi dipertandingkan pada ajang mendatang. Namun ia menegaskan keberangkatan seluruh cabor belum dapat dipastikan, mengingat perlunya penyesuaian hasil pemetaan kemampuan dan kondisi riil di lapangan serta anggaran tahun depan.
"Kami belum bisa berjanji semua cabor akan diberangkatkan. Kita harus melihat kapasitas, potensi, serta kesiapan pembinaan masing-masing," katanya.
Baca juga: Pemkab Barut akan berikan beasiswa bagi pelajar berprestasi di Porkab
Baca juga: Gubernur Kalteng kembali tinjau sejumlah fasilitas cabor jelang porprov 2025
Karuhei menekankan, kegagalan mempertahankan posisi puncak pada event tersebut di Kotawaringin Timur menjadi bahan evaluasi penting. Namun ia menegaskan fokus utama saat ini adalah membangun sistem pembinaan konsisten dan berkelanjutan.
"Prestasi penting, tetapi pembinaan yang benar jauh lebih penting. Apa yang terjadi di Kotawaringin Timur menjadi evaluasi agar sistem kita lebih tertata lagi," bebernya.
Rapat Kerja KONI Kota Palangka Raya 2025 tersebut memusatkan pembahasan pada koordinasi dengan cabor, penyusunan program pembinaan dan skema seleksi atlet. Targetnya, seluruh proses perencanaan dapat diselesaikan sebelum selekot resmi ditetapkan.
Baca juga: Tim Dosen UMPR tingkatkan kompetensi siswa SMK lewat evaluasi pembelajaran interaktif
Baca juga: PLN UID Kalselteng kirim 24 personel untuk solidaritas pemulihan kelistrikan Sumatera
Baca juga: Sistem kelistrikan Sumatera Barat pulih 100 persen pascabencana
