Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Lampung diamankan KPK dalam OTT, Golkar angkat bicara

Kamis, 11 Desember 2025 13:36 WIB
Image Print
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/12/2025) malam. (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan dirinya belum bisa banyak berkomentar soal Bupati Lampung Tengah, Lampung, Ardito Wijaya yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Sampai dengan sekarang belum saya dapat info ya, yang pertama adalah saya belum dapat info," kata Bahlil di Jakarta, Rabu malam.

Baca juga: Bahlil pastikan stok BBM nasional aman jelang Natal-Tahun Baru

Meski demikian Bahlil menegaskan dirinya bakal menghormati proses hukum tersebut, seraya menambahkan bahwa semua pihak harus menjunjung azas praduga tak bersalah terkait proses hukum tersebut.

"Kita hormati semua proses hukum dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah ya," ujarnya.

Ardito Wijaya diketahui baru saja bergabung sebagai kader Partai Golkar.

Baca juga: Bahlil minta DPD Kalteng gaspol naikkan kursi DPRD di pemilu mendatang

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT), dan menangkap Bupati Lampung Tengah, Lampung, Ardito Wijaya.

"Benar, Bupati Lampung Tengah diamankan" ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Rabu malam.

Walaupun demikian, Fitroh dan pimpinan KPK lainnya maupun Juru Bicara KPK Budi Prasetyo belum memberikan keterangan lebih lanjut perihal penangkapan Bupati Lampung Tengah tersebut.

Sementara itu, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari Bupati Lampung Tengah itu sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Baca juga: Edy Pratowo akui komunikasi dengan Ketum Golkar dalam kondisi bagus

Baca juga: Bahlil serahkan kasus tambang batu bara ilegal di IKN ke penegak hukum



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026