Jakarta (ANTARA) - Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri disambut putranya yang juga Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat kembali menghadiri Rapat Kerja Nasional I PDIP di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Minggu, yang merupakan hari kedua pelaksanaan.
Presiden Ke-5 Republik Indonesia itu tiba sekitar pukul 12.15 WIB dengan mengenakan busana bernuansa merah, guna mengikuti lanjutan agenda partai yang juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-53 PDIP.
Megawati tiba ke lokasi itu menggunakan boogie car, kemudian menyempatkan diri mengelilingi sejumlah stan UMKM di arena Rakernas.
Baca juga: Hasto, Ganjar, Ahok, Andika Perkasa, dan Rocky Gerung tampak di Rakernas PDIP Ancol
Megawati sempat berhenti dan mengamati aktivitas yang sedang berlangsung di stan peragaan busana "Singgasana Seni Bung Karno".
Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga Ketua DPP PDIP tiba di lokasi acara secara terpisah sekitar pukul 13.30 WIB.
Pada hari kedua ini, agenda Rakernas PDIP bakal fokus pada pembahasan materi serta perumusan sikap politik partai secara lebih mendalam, menyusul pidato pembukaan dan pengarahan Ketua Umum PDIP Megawati pada hari pertama.
Baca juga: PDIP: Pemanggilan Oneng bisa jadi bentuk pembungkaman kader kritis
Sejumlah agenda utama meliputi penyampaian laporan komisi serta perumusan rekomendasi strategis partai dalam menyongsong dinamika politik ke depan.
Selain itu, Megawati dijadwalkan menyampaikan pandangannya secara tertutup kepada para kader partai.
Sebelumnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan menggelar Rakernas pada 10–12 Januari 2026.
Baca juga: PDIP tegaskan usul pemilihan kepala daerah oleh DPRD tak bisa tergesa-gesa
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan Rakernas ini bukan sekadar agenda rutin tahunan namun menegaskan konsolidasi PDIP sebagai Partai Penyeimbang dalam kerja nyata di tengah rakyat.
"Di dalam Rakernas ini akan dibahas sikap politik, termasuk jawaban Partai atas berbagai persoalan geopolitik, krisis ekologis, korupsi, persoalan ekonomi, penegakan hukum, hingga program internal Partai dan tanggung jawab kerakyatan Partai," kata Hasto, Jumat (9/1).
Baca juga: PDIP tegaskan hormati langkah KPK usut kasus Bupati Bekasi
Baca juga: PDIP bertekad pertahankan elektabilitas di Kotim
Baca juga: Pemkab Kotim apresiasi PDIP jalankan pendidikan politik bagi masyarakat
Baca juga: DPC PDIP Pulang Pisau perkuat struktur organisasi
Baca juga: Pimpin PDIP Kalteng, Yohanes fokus atasi perpecahan internal
Baca juga: Belum terbuka soal figur, DPP lebih tekankan kader PDIP di Kalteng tetap solid
