
Pemkab Kapuas usulkan bantuan pertanian ke Kementan RI

Kuala Kapuas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mengajukan sejumlah usulan bantuan kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk mendukung peningkatan produksi pertanian di daerah ini.
“Melalui audiensi ini, kami berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga berbagai program strategis di sektor pertanian dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan demi menjaga Kapuas sebagai lumbung pangan di Kalimantan Tengah,” kata Bupati Wiyatno, sebagaimana disampaikan di Jakarta, Rabu.
Bantuan yang diusulkan meliputi sarana dan prasarana pengembangan varietas padi unggul berproduktivitas tinggi dan revitalisasi varietas padi lokal.
Kemudian, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian, peningkatan bantuan alat dan mesin pertanian, optimalisasi lahan cetak sawah rakyat (CSR), serta rehabilitasi balai benih tanaman pangan beserta sarana pendukungnya.
Hal itu disampaikan Wiyatno saat melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI, Hermanto di Jakarta, beserta jajarannya.
Audiensi ini membahas pengembangan kawasan sentra padi dalam rangka mendukung swasembada pangan di Kabupaten Kapuas.
Dalam pertemuan tersebut, Wiyatno memaparkan bahwa Kabupaten Kapuas merupakan lumbung padi Provinsi Kalimantan Tengah dengan kontribusi rata-rata sekitar 40 persen terhadap produksi padi provinsi dalam enam tahun terakhir. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa penurunan produksi padi rata-rata sebesar 12 persen dalam kurun waktu 2019 hingga 2024, yang berdampak pada kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.
“Kabupaten Kapuas memiliki potensi pertanian yang sangat besar, khususnya di kawasan sentra padi. Namun untuk mengoptimalkan potensi tersebut, kami membutuhkan dukungan penguatan infrastruktur lahan dan irigasi, peningkatan mekanisasi pertanian, serta pengembangan varietas padi yang sesuai dengan karakteristik wilayah,” ujarnya.
Baca juga: Pemkab Kapuas lakukan survei batas wilayah antara dua kecamatan
Wiyatno menjelaskan, kawasan sentra utama padi di Kabupaten Kapuas berada di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur, yang merupakan satu kesatuan hamparan strategis dari wilayah selatan hingga pesisir. Kawasan ini menguasai sekitar 57,3 persen luas lahan baku sawah Kabupaten Kapuas dan menyumbang lebih dari 67 persen total produksi padi daerah.
Lebih lanjut disampaikannya, keterbatasan infrastruktur lahan dan air, kondisi jaringan irigasi tersier dan jalan usaha tani yang belum memadai, serta rendahnya rasio alat dan mesin pertanian masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan produktivitas petani.
“Audiensi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Kapuas sejalan dengan visi pembangunan daerah, “Pertanian Maju, Kapuas Bersinar”,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Hermanto, menyampaikan apresiasi atas perencanaan dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mengembangkan sektor pertanian.
“Usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Kapuas sejalan dengan kebijakan Kementerian Pertanian dalam mendukung peningkatan produksi dan produktivitas pangan nasional. Pada prinsipnya kami sangat mendukung, khususnya terkait penguatan infrastruktur lahan dan irigasi serta percepatan mekanisasi pertanian di kawasan sentra produksi,” kata Hermanto.
Hermanto juga menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar setiap program yang dijalankan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Kunci keberhasilan pembangunan pertanian adalah kolaborasi yang kuat antara pusat dan daerah. Dengan perencanaan yang baik dan dukungan semua pihak, kami optimistis Kabupaten Kapuas dapat terus berperan strategis dalam mendukung swasembada pangan nasional,” demikian Hermanto.
Baca juga: Legislator Kapuas minta aspirasi Musrenbang Kapuas Hilir diakomodir secara adil
Baca juga: Pemkab Kapuas Bahas tindak lanjut laporan PRO-SN 2025
Baca juga: Pemkab Kapuas persiapkan izin pembangunan Dermaga Waterfront City
Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
