
Bupati Pulang Pisau ingatkan aparatur jangan mengeluh hadapi keterbatasan anggaran

Pulang Pisau (ANTARA) - Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Ahmad Rifa'i dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 di Kecamatan Banama Tingang mengingatkan agar aparatur pemerintah di semua tingkatan tidak mengeluh dengan kondisi keterbatasan anggaran akibat efisiensi anggaran.
"Saya berharap dengan dampak efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat, kita jangan mengeluh dan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mudah-mudahan fiskal kita terus semakin membaik ," kata Ahmad Rifa'i di Pulang Pisau, Selasa.
Dikatakan Ahmad Rifa`i, aparatur pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan harus menerima apapun kebijakan yang diberlakukan pemerintah pusat. Ia juga meminta aparatur pemerintah di semua tingkatan mulai dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan pemerintah kabupaten menerima dan mendukung pelaksanaan program Asta Cita karena bagaimanapun kebijakan dan program tersebut bertujuan baik untuk kemajuan Indonesia secara keseluruhan.
Bupati Ahmad Rifa'i menegaskan, dalam Musrenbang di Kecamatan Banama Tingang, pemerintah setempat sudah melihat sebanyak 221 usulan prioritas yang diajukan untuk rencana pembangunan tahun 2027 mendatang. Usulan ini selanjutnya dipilah kembali dan memilih usulan agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Bupati Pulang Pisau tekankan pentingnya partisipasi menjaga infrastruktur
Menurutnya, efisiensi anggaran dan menurunnya dana transfer ke daerah juga membuat kebijakan pemangkasan anggaran yang diberlakukan pemerintah daerah tahun ini.
Sebagai contoh, Dinas PUPR yang tahun sebelumnya mendapatkan alokasi Rp200 Miliar, saat ini hanya mampu dialokasikan anggaran sebesar Rp30 Miliar. Begitu juga dengan Alokasi Dana Desa (ADD) yang juga ikut dipangkas disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.
"Mudah-mudahan dan kita berharap dengan kondisi ini pemerintah desa hingga kabupaten tetap memberikan pelayanan publik tepat sasaran dan tepat guna," ucapnya.
Bupati Ahmad Rifa'i dalam Musrenbang di Kecamatan Banama Tingang juga mengingatkan agar seluruh komponen masyarakat bisa menjaga alam untuk kepentingan ke depan. Mengingat geografis kecamatan ini yang masih banyak terdapat penambangan ilegal yang bisa mengakibatkan kerusakan terhadap alam dan lingkungan.
"Kita jangan hanya menikmati untuk hari ini saja. Bagaimana kita bersama-sama menjaga alam yang ke depan bisa dinikmati oleh seluruh anak cucu kita," demikian Ahmad Rifa`i.
Baca juga: Penemuan mayat lansia gegerkan warga di DAS Kahayan
Baca juga: Disbudporapar Pulang Pisau budayakan Jumat Sehat
Baca juga: Bupati Pulang Pisau komitmen tingkatkan kualitas pengelolaan sampah dan pelayanan publik
Pewarta : Adi Waskito/Dita Marsena
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
