
Kenali pemicu bunuh diri pada remaja

Jakarta (ANTARA) - Pakar kesehatan jiwa mengungkapkan faktor-faktor yang bisa memicu keinginan untuk bunuh diri pada remaja berusia 13 sampai 19 tahun.
Dalam diskusi yang diikuti secara daring dari Jakarta pada Jumat, Dr. dr. Nova Riyanti Yusuf, Sp.KJ menyampaikan bahwa dalam hal ini ada empat faktor yang berpengaruh signifikan, yakni kesepian, keputusasaan, kebutuhan akan rasa memiliki atau menjadi bagian dari sesuatu, dan beban.
"Tidak satu faktor saja yang membuat seseorang memutuskan untuk melakukan tindakan bunuh diri," kata dokter spesialis ilmu kedokteran jiwa dari Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Bogor itu.
Anak-anak dan remaja yang hidup dengan dukungan sumber daya minimal, menurut dia, ada kemungkinan akan merasa menanggung beban berat dan kehilangan harapan.
Lingkungan keluarga yang menginginkan anak memenuhi ekspektasi orang tua juga bisa menimbulkan beban pada anak.
Dalam kasus bunuh diri anak di wilayah Nusa Tenggara Timur, Nova mengemukakan, anak yang tinggal di desa merasa tidak bisa menjadi bagian dari anak-anak seusia mereka karena merasa tidak bisa menggapai apa yang dimiliki oleh anak-anak di kota.
Menurut dia, tekanan akibat tidak bisa memiliki apa yang orang lain punya bisa membuat remaja menganggap mengakhiri hidup sebagai pilihan jalan keluar yang bisa ditempuh.
Nova mengemukakan perlunya penyediaan layanan konseling bagi remaja di sekolah guna mencegah bunuh diri.
Ia mengatakan, kapasitas guru-guru konseling di sekolah perlu ditingkatkan agar mereka bisa membantu meringankan atau mengatasi masalah-masalah yang dikhawatirkan bisa memicu keinginan remaja untuk mengakhiri hidup.
Menurut dia, kehadiran konselor sebaya dalam program kesehatan mental di sekolah dan dukungan komunitas juga diperlukan untuk membantu penanganan masalah kesehatan jiwa remaja.
Selain itu, dia menyarankan penyediaan saluran telepon untuk layanan konseling dan pencegahan bunuh diri bagi remaja.
Melalui layanan itu, remaja yang menghadapi masalah bisa menyampaikan keluhan, berkonsultasi, serta meminta masukan dan rekomendasi solusi.
"Sehingga dia bisa turun dari yang sangat ingin bunuh diri, minimal dia tahu ada yang mendengarkan, akhirnya mungkin dia ke-distract dan lain-lain sebagainya," kata Nova.
Pewarta : Fitra Ashari
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
