Logo Header Antaranews Kalteng

Pomparan Puruba Manurung Se-Jabodetabek bersukacita syukuran dan Tahun Baru 2026

Senin, 16 Februari 2026 23:32 WIB
Image Print
Foto bersama saat Pomparan Puruba Manurung Se-Jabodetabek di Kuliner Diore, Jakarta, Senin (16/2/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Jakarta (ANTARA) - Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai acara syukuran dan perayaan Tahun Baru 2026 yang dilaksanakan Pomparan Puruba Manurung Se-Jabodetabek di Kuliner Diore, Jakarta, Senin.

"Melalui acara ini, mari kita mencermati realita hidup dengan berkata benar jika itu benar, serta menjunjung tinggi kejujuran dalam kehidupan kita sebagai satu keluarga besar," kata Penasihat sekaligus Ketua Panitia Acara, Liber Manurung di Jakarta, Senin.

Acara ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar Pomparan Puruba Manurung yang berdomisili di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi atau Jabodetabek untuk mempererat tali silaturahim, sekaligus merayakan pergantian tahun dengan penuh rasa syukur.

Tema acara : Mazmur 133 : 1 “Nyanyian ziarah Daud. Sungguh alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara saudara diam bersama dengan rukun.” Sementara itu, Sub tema: Marhite holong na sian Debata, masiamin-amin ma hamu, songon lampak ni goal, marsitungkol tungkolan songon suhat dirobean.

Tidak hanya dari Jabodetabek, peserta dari luar daerah pun antusias mengikuti. Salah satunya Hotman Siagian yang merupakan Kepala KSOP Kelas III Sampit, turut hadir dalam acara tersebut.

Kegiatan diawali dengan ibadah bersama sebagai wujud rasa terima kasih atas berkat dan perlindungan yang telah diberikan sepanjang tahun. Dalam ibadah tersebut, pembawa firman adalah Pendeta Renova J. Sitorus, STh yang merupakan keturunan dari Pomparan Puruba Manurung serta merupakan Pendeta Resort dari HKBP Jati Asih - Bekasi.

Pada kesempatan tersebut, Pendeta menyampaikan alangkah baiknya dan indahnya, apabila semua bisa tinggal bersama dengan rukun. Semua pihak diharapkan agar selalu menjaga tali persatuan dan kesatuan, kesehatan serta keharmonisan keluarga.

Setelah selesai ibadah, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama, yang dilanjutkan sambutan dari Ketua Panitia Pelaksana Liber Manurung, Ketua Punguan Raja Palubis Sejabodetabek Kombes Pol Purn Drs. Mustar Manurung, Pembina Punguan Tamba Manurung, mewakili Boru Mansur Sirait, mewakili Bere/Ibebere/Pahompu Hotman Siagian.

Para tokoh keluarga dan panitia penyelenggara yang menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, saling mendukung, kompak, serta menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Batak dalam kehidupan sehari-hari.

Liber Manurung menyampaikan puji dan syukur panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dapat berkumpul dalam acara syukuran dan perayaanTahun Baru Keluarga Besar Pomparan Puruba.

Dari 28 kepala keluarga Pomparan Puruba Se-Jabodetabek, pada kesempatan ini telah hadir 23 Kepala Keluarga. Acara dihadiri oleh 86 persen dari keluarga yang tinggal di Jabodetabek.

Kegiatan ini dinilai sebuah acara yang istimewa dan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi semua. Turut hadir, Ketua Punguan Raja Palubis Se-Jabodetabek Kombes Pol. Purn Mustar Manurung.

Liber mengaku bangga dan mengucapkan syukur dan terima kasih kepada keluarga yang telah menjadi donatur serta memberikan dukungan demi terselenggara dan suksesnya acara ini.

Dia juga berharap keluarga yang belum dapat hadir saat ini dan kiranya dapat hadir pada pertemuan berikutnya, agar kebersamaan kita semakin erat ke masa yang akan datang.

"Terima kasih juga kami sampaikan kepada Kuliner Diori atas dukungan tempat dan fasilitas yang diberikan serta berterima kasih kepada artis dan pengisi acara yaitu Allex Siagian, Vera Sidaruk dan tim," ucap Liber Manurung.

Ketua Punguan Raja Palubis Se-Jabodetabek Kombes Pol. Purn Mustar Manurung, mengatakan, sebagai satu keluarga besar, pihaknya menyadari bahwa Pomparan Puruba memiliki begitu banyak potensi yang luar biasa di berbagai bidang.

Oleh karena itu, kiranya kebersamaan ini semakin mendorong untuk saling membantu dan saling mendukung antar sesama keluarga dalam setiap keadaan. Momentum acara Tahun Baru 2026 ini, disambut dengan bersukacita serta senantiasa bersyukur atas setiap berkat yang telah diterima sepanjang tahun yang telah berlalu.

"Kita berharap ke depannya Pomparan Puruba semakin besar, semakin solid, dan semakin diberkati oleh Tuhan. Namun dalam setiap langkah kehidupan kita, marilah kita tetap mengandalkan Tuhan dalam segala hal yang kita lakukan," demikian Liber Manurung.

Hotman Siagian yang mewakili Bere/Ibebere/Pahompu menyampaikan sambutan saat Pomparan Puruba Manurung Se-Jabodetabek di Kuliner Diore, Jakarta, Senin (16/2/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Sementara itu, Pembina Punguan Tamba Manurung mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan kasih-Nya semua dapat bertemu dan berkumpul dalam acara syukuran dan perayaan Tahun Baru Keluarga Besar Pomparan Puruba.

"Momentum kebersamaan ini kiranya semakin mempererat tali persaudaraan di antara kita semua sebagai satu keluarga besar. Kita berharap dan berdoa, semoga Pomparan Puruba ke depannya semakin besar, semakin kompak, serta semakin diberkati dalam setiap langkah kehidupan," harapnya.

Mewakili Boru, Mansur Sirait mengatakan, semua merindukan kebersamaan sebagai satu keluarga. Kiranya dukungan doa dari semua dapat mempersatukan Pomparan Puruba dalam kasih dan kebersamaan.

Selain itu, dia juga berharap agar silsilah Pomparan Puruba dapat mulai dituliskan dan didokumentasikan dengan baik pada 2026. Harapannya agar generasi penerus di masa yang akan datang dapat mengenal dan mengetahui asal-usul keluarganya.

"Marilah kita terus saling mendukung dan saling menghormati satu sama lain, demi menjaga keharmonisan dalam keluarga besar ini," ucapnya.

Sementara itu, Hotman Siagian yang mewakili Bere/Ibebere/Pahompu mengatakan, acara ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas berkat Tuhan sepanjang tahun 2025, sekaligus sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan antar pomparan, boru, bere, maupun ibebere Pomparan Raja Oppu Puruba Manurung di wilayah Jabodetabek.

Dia menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Opung, para natua-tua, tulang/nantulang, bapa uda/inang uda, panitia kecil, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini.

Ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada rekan-rekan dari Sampit, Kalimantan Tengah atas dukungan yang luar biasa untuk acara kekeluargaan dan kebersamaan.

Dalam acara ini, menurutnya dapat dilihat bersama, bahwa terbangun persatuan dan kesatuan para keturunan Raja Pomparan Puruba se-Jabodetabek.

"Melalui kegiatan ini, kita memperkuat komitmen untuk menjaga nilai-nilai luhur adat Batak : 1. Somba Marhula-hula, 2. Manat mardongan tubu, 3. Elek marboru," katanya.

Hotman berharap di tahun 2026 ini punguan semakin solid, aktif dalam kegiatan sosial, serta mampu melibatkan generasi muda agar tetap mencintai dan melestarikan adat serta jati diri marga.

Acara syukuran dapat terus berkelanjutan setiap tahun ke masa yang akan datang, agar generasi penerus mengenal keluarga dan saling dukung dari berbagai bidang dan kegiatan.

"Semoga persaudaraan kita semakin erat, komunikasi semakin baik, dan kebersamaan semakin kokoh," harap Hotman.

Sementara itu suasana acara semakin meriah dan sukses dengan penampilan seni budaya, musik, dan tarian khas Batak yang dibawakan dan ditampilkan oleh seluruh Pomparan Puruba Manurung.

Kehadiran berbagai lapisan usia, mulai dari anak-anak yang ikut manortor hingga orang tua, menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga meski sebagian keluarga tinggal di luar Jakarta, namun hadir di acara Bonataon keluarga ini.

Melalui doa dan penuh harapan, maka keluarga besar Pomparan Puruba Manurung Se-Jabodetabek, yang tinggal di Bona Pasogit dan Se-Indonesia diberkati oleh Tuhan.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar tahun yang baru membawa kesehatan, kebahagiaan serta kesuksesan bagi seluruh anggota keluarga besar.



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026