Logo Header Antaranews Kalteng

Tips diet tinggi protein yang aman bagi ginjal

Senin, 2 Maret 2026 17:50 WIB
Image Print
Timbangan BB (datiz)

Jakarta (ANTARA) - Diet tinggi protein merupakan salah satu pilihan diet bagi mereka yang ingin membentuk otot dan menjaga berat badan.

Para peneliti umumnya mendefinisikan diet tinggi protein sebagai asupan protein di atas 1,0 gram sampai 1,2 gram per kilogram berat badan per hari menurut siaran Medical Daily pada Sabtu (28/2),.

Dampak diet tinggi protein terhadap kesehatan ginjal bergantung pada total asupan, kualitas diet, dan apakah fungsi ginjal sudah terganggu.

Pada individu sehat, asupan protein yang lebih tinggi dapat meningkatkan laju filtrasi sementara, tetapi ini tidak berarti bisa menyebabkan kerusakan ginjal.

Bagi orang dewasa sehat yang mengejar tujuan kebugaran atau penurunan berat badan, diet tinggi protein dengan kisaran asupan 1,2 sampai 1,6 gram per kg berat badan per hari umumnya masih dianggap aman.

Sedangkan pada individu dengan penyakit ginjal kronis, penerapan diet tinggi protein dapat menimbulkan risiko karena asupan protein berlebih akan memperberat kerja ginjal yang fungsi penyaringannya sudah menurun.

Para ahli merekomendasikan penerapan diet tinggi protein secara seimbang agar tidak menimbulkan risiko pada kesehatan ginjal.

Konsumsi protein disarankan dibagi merata dalam beberapa waktu makan, bukan dikonsumsi dalam satu porsi besar sekaligus, agar kerja ginjal tidak terlalu berat.

Selain itu, lebih baik menggabungkan sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, lentil, tahu, dan biji-bijian dengan sumber protein hewani tanpa lemak.


Konsumsi sumber protein berupa daging olahan, yang dikaitkan dengan risiko kardiometabolik, disarankan dibatasi.

Di samping mengatur pola makan, penting pula memantau tekanan darah, kadar glukosa darah, dan berat badan, karena ketiganya merupakan pendorong kerusakan ginjal.Bagi individu dengan diabetes, tekanan darah tinggi, atau memiliki riwayat penyakit ginjal dalam keluarga, pemeriksaan fungsi ginjal secara berkala dapat membantu mendeteksi masalah ginjal sejak dini.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026